Blog EntryPencuri itu ternyata anak asuh ibukuMar 10, '08 2:54 AM
for everyone
S
ebenarnya aku tidak ingin menulis ini, tapi rasanya beban di otak harus dikeluarin.. Dan siapa tahu bisa berbagi pengalaman dengan yang lain...

Masih inget soal Aku Kemalingan..!! dan 2-0 untuk maling ?
Pencurian yang terjadi di dalam rumah sendiri itu tidak hanya 2 kasus, melainkan 4..! Ya.. Total ada empat kali kasus.. Overview kronologisnya :
  1. 28 November 2007; aku kemalingan dua buah hp dan dompet berisi uang tunai 5,5jt
  2. 14 Januari 2008; aku kemalingan sebuah Nintendo Wii yang baru dibeli seminggu
  3. 14 Februari 2008; kali ini bukan aku yang kemalingan, melainkan kangbayu yang kebetulan menginap; kehilangan sebuah ponsel Siemens.
  4. 19 Februari 2008; nyokap baru sadar amplop uang hasil penjualan monitor yang dititipkan aku dan disimpan dalam brankas hilang. Sementara barang dan uang lain yang ada tidak ikut hilang.
Kronologis pertama dan kedua sudah dijelaskan di link masing-masing.. Tinggal yang ketiga dan keempat..

14 Februari 2008
Saat itu bayu lagi menginap dirumah. Aku yang memang lagi cape berat alhasil tidur di kamar tidur sekitar jam 23.30an. Sampai dibangunkan kangbayu sekitar pukul 02.10..
"riq.. bangun.. cek.. ada barang lo yang ilang gak?"
"emang kenapa bay?" *sembari ngecek hp yang utuh semua
"gue baru kehilangan hp"
*degg* jantung ku berdebar lagi.. Apakah ada kasus ketiga maling masuk kerumah..
Ternyata barang aku gak ada yang hilang. Yang hilang justru ponselnya kangbayu yang ada di dalam tas, jadi malingnya sempat masuk kamar komputer aku lalu membuka tas kangbayu dan mencuri ponsel Siemens nya. Sementara ponsel CDMA Motorola dan Kamera Digital nya utuh.. Agak aneh juga, kenapa tu maling cuma ngambil sebuah ponsel GSM Siemens lengkap dengan chargernya.

Awalnya Bayu sempat bangun ketika orang itu keluar dari kamar komputer ku, dan mengira dia adalah pembantu aku. Tapi setelah ponselnya hilang, barulah dia menyadari bahwa itu adalah maling. Maling itu sepertinya memanfaatkan situasi malam itu.. Malam itu Sarno  (pembantu rumah ku) rupanya lupa mengunci pintu kamarnya di lantai 2. Sementara kamarnya itu ada cerobong yang bisa dipakai untuk turun ke bawah.

Kecurigaan Bayu ke Sarno cukup beralasan, karena :
  1. Postur tubuh Sarno mirip dengan yang dilihat kangbayu dari belakang. Kurus
  2. Memakai jaket bertudung hitam yang ditemukan di atas kasurnya Sarno
  3. Sarno adalah orang baru
  4. Tidak ada suara yang dibuat, sehingga kemungkinan pelaku adalah orang dalam
Tapi setelah diinterogasi dan digeledah isi kamarnya, serta lokasi lain yang memungkinkan untuk meletakkan ponsel itu.. Hasilnya Nihil. Kalaupun dia pelakunya, tidak ada barang bukti yang bisa didapatkan.

Hasilnya? 3-0 untuk Maling. Damn..

***

Sejak kemalingan yang ketiga kalinya, keamanan mulai lebih ditingkatkan. Walau yang kehilangan barang itu bukan orang rumah, tapi jelas kejadian itu mempermalukan kami selaku tuan rumah. Setelah diselidiki kemungkinan orang luar masuk ke lantai 2 kamarnya Sarno, barulah kami tahu.. Bahwa malingnya benar-benar tahu kondisi. Kenapa? Karena tetangga sebelah kiri aku sedang renovasi rumah dan pindah sementara. Jadi rumah ditinggalkan kosong. Sementara, dia punya tangga melingkar ke atas yang letaknya bersebelahan dengan balkon atas ku. Rumah kosong itupun jadi aman untuk dimasuki dan dinaiki tangganya. Dari situlah kemungkinan maling yang ketiga itu masuk.

Pasang teralis pun dilakukan.. Ditambah kawat berduri dan beberapa pagar tambahan antara kiri-kanan rumah. Berharap tidak ada lagi kejadian kemalingan.

Ternyata..

19 Februari 2008

Aku sempat meminta tolong Ibu ku untuk menyimpan amplop uang yang masih tertutup berisi uang penjualan Monitor itu pada Jumat malam. Karena sabtu bank tutup.. Hari senin itu aku lupa meminta. Gak tahunya selasa pagi, Ibuku sempet heran menemukan dompet perhiasan berisi kalung emas ada di pinggir tempat tidur.

"Eriq, kamu ambil uang penjualan monitor?"
"Ha? Engga.. Belum diambil.. Kenapa?"
Ibu ku langsung bingung dan sedikit panik, menayakan hal yang sama ke Ayah.. Yang juga ga tahu apa²..

FYI, uang dalam amplop yang masih di lem hasil penjualan monitor itu disimpan dalam beauty case berisi barang berharga yang dimasukkan lagi ke dalam brankas. Brankas itu sebenarnya punya kunci ganda, selain kombinasi angka putar juga menggunakan kunci biasa. Ibuku males pakai kombinasi dan mengandalkan kunci biasa.
Kunci brankas itu dimasukkan ke dalam sebuah laci dalam lemari yang kunci lemari tersebut disimpan lagi di sela-sela barang di dalam laci lemari yang lain. Jadi gak mudah untuk membukanya.

Kami pun ngecek apakah ada yang hilang. Selain amplop berisi uang tunai penjualan monitor senilai 2jt itu, tidak ada yang hilang. Aneh..!! Kalau memang maling itu sudah senekat itu berhasil membuka brankas dan beauty case, kenapa tidak mengambil yang lainnya.. Jelas perhiasan emas berlian dan sebagainya lebih mahal. Belum lagi sebenarnya ada uang tunai satu gepok Rp.10.000,- senilai 1jt yang tidak diambil. Dan uang tunai lainnya yang tersebar di beberapa amplop.

Kenapa hanya uang tunai 2jt yang berada di dalam amplop tertutup?

Semakin heran.. Ibuku malah sempet mikir ada orang yang punya ilmu.. Kalau aku masih memilih menggunakan logika. Dan kecurigaan aku justru mengarah ke orang yang paling lama tinggal dirumah, yaitu pembantu aku yang sudah belasan tahun tinggal serumah.

Awalnya jelas kecurigaan aku tidak didukung ortu, mengingat tidak baik su'udzon.. Apalagi beliau sudah nenek-nenek. Kalau dia maling, kenapa gak dari dulu aja.. Kenapa harus puluhan tahun?

Alasan aku adalah:
  1. Dia emang orang kampung bodoh yang tidak bisa tulis baca, tapi dia tahu nilai uang
  2. Dia punya akses masuk kamar ortu ku untuk membersihkan kamar. Jadi jelas punya banyak waktu untuk eksplorasi
  3. Dia akan berhenti bekerja dalam waktu dekat. Mungkin aja dia butuh uang untuk masa akhir kerja nya nanti.
Setelah 4 kejadian kemalingan dalam waktu kurang dari 4 bulan itulah, kami sekeluarga memutuskan untuk tidak percaya sekalipun sama orang rumah. Walau sudah puluhan tahun kerja.

Dan setelah di test kejujuran, memang pembantu ku yang nenek-nenek ini mulai berbohong. Misalnya ketika ibuku menanyakan celana panjang aku yang belum masuk lemari, dia bilang kalau celana nya belum ketemu entah dimana. Padahal jelas-jelas ada di kamarnya. Lalu beberapa hari kemudian dia bilang ke Ibuku kalau celananya baru ketemu, ada di lantai atas. Lah, apa kabar ya celana yang ada di atas kamarnya waktu itu?

***

4 Kejadian itu benar-benar bikin hidup kami sekeluarga tidak tenang. Terutama Ibuku yang selalu berdoa.. Ibuku ikhlas atas semua yang terjadi, tapi beliau ingin ditunjukkan siapa pelaku dibalik ini semua.

Doa ibu ku pun terjawab sudah..

Suatu hari *entah pastinya kapan*, Ayahku ditelepon oleh seseorang yang bernama Mulyono. Mulyono adalah seorang pengusaha bubur ayam di daerah Kampung Rambutan. Dia tahu nomor ponsel ayahku dari HP nya Gayat. Gayat adalah anak asuh ibuku yang tinggal bersama kami sejak 2004. FYI, Ibuku punya dua anak asuh yang tinggal serumah bareng.. Namanya Amanu (biasa dipanggil Manu) dan satu lagi Gayat.

Kalau diceritain soal Manu dan Gayat, bisa panjang bener.. Hmm.. Overview nya..
  1. Amanu berusia sekitar 25th, dan memiliki ijazah SMU. Awalnya dia nyari kerja, namun karena lulusan SMU, ayahku menyekolahkan dia di kampusnya. Dan Manu ini adalah orang yang tinggal serumah denganku waktu aku ga serumah dengan ortu karena tinggal di Tebet. Karena sama-sama kuliah, makanya aku pernah nulis jurnal pembantu kuliah, majikan dirumah.
  2. Gayat, anak lulusan SD yang berhenti sekolah karena dia adalah anak Yatim yang ibunya tidak punya kemampuan finansial menyekolahkan anaknya. Masih satu kampung dengan pembantu aku yang nenek-nenek itu (namanya Yu Nar). Jadilah dia disekolahin hingga lulus SMP. Soal SMA, tadinya dia mau berhenti, tapi belakangan mau juga nerusin sekolah.
Di awal tahun 2006, Ayah Ibuku mulai tinggal serumah lagi di Tebet karena rumah pasar minggu mau dipasarin untuk dijual. Aku sih seneng aja tinggal serumah bareng ortu ku lagi. Malah jadi lebih enak, karena cuma ngurus satu rumah. Jadi pengeluaran bisa lebih terjaga.

Tapi ternyata, Manu dengan Yu Nar itu memiliki masalah. Dan kalau mau dilihat siapa yang salah, sebenarnya Manu. Dia keras kepala dan congkak. Merasa dirinya bukan pembantu, menjadikan dia belagu. Aku pun ternyata baru sadar sering dicurangi oleh manu.. Misalnya ketika aku minta diantar ke kantor, lalu aku minta dia tuker motor ku dirumah dan pakai motor lain untuk kuliah, dia malah pakai motor aku untuk ngeceng di kampus.

Belum lagi ketika lulus kuliah, Manu salah nyari kerja. Dia berurusan dengan kantor Maxgain. Yang mungkin kalian udah tahu kayak gimana reputasi orang yang kerja di sana. Manu bukan kerja di sana, tapi tepatnya kerja untuk Maxgain. Tugasnya mencari investor. Hasilnya, dia dicari orang yang bangkrut setelah invest di sana. Singkat cerita, Manu buron. Pergi dari rumah aku tanpa pamit.

Gayat juga bermasalah. Dia yang ngakunya sekolah terus ternyata absensinya banyak bolos. Usut punya usut, dia sering pamit ke sekolah, minta uang jajan sementara ternyata uangnya habis buat jalan dan beli rokok. Akhirnya Gayat pun mulai berhenti sekolah saat kelas 2 SMA.

Sejak tidak bersekolah, praktis Gayat adalah pembantu dirumah. Kerjaannya mulai mencuci mobil, membereskan kamar, nyiram tanaman sampai memperbaiki apapun yang rusak.

Karena tidak ada manu *plus berhenti sekolah*, mungkin dia bete dirumah dan akhirnya memutuskan mencari kerja di luar untuk merantau. Kita sih oke aja, apalagi karena merasa sering dibohongi dia.

Singkat cerita, keduanya tidak lagi tinggal dirumahku. Yang satu kabur tanpa izin, dan yang satu lagi pamit.

Back to present..

Mulyono itu menelepon Ayahku, untuk mencari Gayat. Katanya dia ngekost bareng Tarkim (orang satu kampung dengan Gayat yang tinggal bareng di tempatnya Mulyono di Kampung Rambutan). Dia mencari Gayat karena ternyata Mulyono itu adalah korban pencurian Gayat.

Aku sendiri tidak begitu mengerti pembicaraannya, karena aku cuma mendengar penjelasan cerita dari Ayahku.. Gayat bilang ke mulyono kalau dia masih tinggal sama majikannya (which is aku dan keluarga). Gayat sering pamit pulang kerumah majikan saban dini hari, katanya untuk alasan nyuci mobil lah, dan alasan lainnya yang aku ga paham.

Awalnya Ayahku heran, darimana Mulyono bisa tahu nomor nya.

Ternyata Mulyono bilang, dia tahu nomor Ayahku karena ada di ponselnya Gayat yang dijual ke dia. Ponsel yang dijual ke Mulyono adalah ponsel yang ayahku kasih. Sementara itu, Mulyono cerita kalau Gayat ngaku dikasih 2 hp nokia baru (2630 dan 6120c) dan uang tunai dari majikan lamanya **damn you thief**, dan katanya dia juga dikasih video game dengan DVD Player. Terakhir dia juga dapet ponsel Siemens.

WHATT...??

Aku ga tau Mulyono ini siapa, tapi semua orang juga bakal mikir, mana ada orang baik hati segitunya ngasih barang..

Trus akhirya Ayahku kontak²an dengan Mulyono dan Tarkim. Sampai tadi siang ini (10/03/2008) ayahku menelepon aku dan mengatakan beberapa poin:
  • Dompet aku dah kembali, walau uangnya habis. Semua ada kecuali KTP *untuk apa ya KTP? damn*
  • Ponsel 6120c aku sempat dipegang Mulyono tapi sudah dijual lagi
  • Ponsel Siemens nya kangbayu dijual Gayat 150rb
  • Nintendo Wii aku dijual di jatinegara dengan harga 500rb *@#*!
Dengan bukti yang sudah terkumpul ini, aku berencana akan mencari Gayat dan menjebloskannya ke Bui. Tindakan yang dilakukan ini sudah jelas-jelas kriminal..

Sebenarnya tindakan aku mempublikasi hal ini dilarang keras oleh ibuku. Karena Ibuku malu.. Ibaratnya malu telah gagal membesarkan dua anak asuh.. Dan lebih ironis, kami telah memelihara maling..!

Bu, maafin Eriq, Eriq ga bisa diem aja mengalami hal ini. Eriq tahu gimana rasanya jadi Ibu. Apalagi Ibu sempat nangis setelah tahu kelakuan mereka. Eriq tahu Ibu pengen banget berbagi kasih dengan orang yang membutuhkan. Ibu pernah bilang kalau "Seburuk-buruk rumah ialah di mana ada anak yatim yang dianaya dan sebaik-baik rumah di mana anak anak yatim dipelihara dgn baik"..
Kita telah berusaha yang terbaik untuk mereka, tapi inilah balasan mereka ke Ibu..
Setidaknya Ibu dah cukup tenang kan, setelah mengetahui pelakunya adalah orang dalam yang tahu seluk beluk rumah kita, bukan orang luar yang kita tidak tahu seperti apa..

Bu.. Walau anak Ibu cuma satu, Eriq berusaha jadi yang terbaik untuk kalian.. Karena bagaimanapun.. Aku adalah anak kandung Ayah Ibu.. Tetap sabar yah...



damn.. ga bisa nerusin lagi... asli speechless...


Update (10/03/2008 : 20.00)
Dompet aku dah ada di tangan aku. Tapi ternyata semua identitas aku gak ada, cuma tersisa kartu Fitness Gold's Gym, kartu game master dan kartu diskon EMAX. Hiks.. Ternyata tetep harus ngurus semuanya.. Damn.. Kesel abis..
oh iya.. ada secarik kertas ini di dalam dompet:


Buat yang ga bisa lihat gambar, tulisannya:
"Mas saya sangat dan sungguh2 saya tidak mencuri HP mas Mul. Dan saya hanya mengirim uang segini untuk mas yang sudah memperbolehkan saya tempat untuk berteduh. Salam dari gayat.
semoga dagangannya cepat maju"

Jadi ternyata dia memberikan uang 250rb plus dompet aku ke Mul itu.. Sementara dirinya raib entah kemana.. Hmph..

Sudah diupdate dengan fotonya

155 CommentsChronological   Reverse   Threaded
fetryz wrote on Mar 10
panjangggg benerrrr............. capeekk bacanyaaa....................... ceritain via phone ajah dehhh...........

menhariq wrote on Mar 10
fetryz said
panjangggg benerrrr............. capeekk bacanyaaa....................... ceritain via phone ajah dehhh...........

justru aku ga bisa nelepon siapa-siapa saat ini f3.. sakit tenggorokan dan flu.. suaranya jadi ga jelas gitu...
brecs wrote on Mar 10
sabar ya Riq...
myhaura wrote on Mar 10
ikut speechless :(((((
fetryz wrote on Mar 10
justru aku ga bisa nelepon siapa-siapa saat ini f3.. sakit tenggorokan dan flu.. suaranya jadi ga jelas gitu...
kasihhh wedang jahe biar sembuh, truss ngangkat telpon dehhhh...........

*tetepp maksaa ;p
roelworks wrote on Mar 10
HAJAAAR!!!
*kompordotcom*

Gile nintendo wiii cuman gopeeeek!!... kalau nggak "spanyol" yang jual lagi "sakau"....gebukin aja yiq...orang kayak gitu cuman tau satu bahasa--SIKAAATT!!
agusdidin wrote on Mar 10
wah, pagar makan tanaman... :(
yenceu wrote on Mar 10
aduh panjang banget.. boleh ntar aja ndak bacanya ;-p hehuee

*peace*****
diahramli wrote on Mar 10
pasang fotonya dong..
wib711 wrote on Mar 10
sabar riq...
ini yg waktu gwe ama aya kerumah, orangnya masih ada ga riq?
hanidewi wrote on Mar 10
orang sabar disayang Tuhan
alvian wrote on Mar 10
wii 500ribu???

*bergegas ke Jatinegara*
ydiani wrote on Mar 10
sabar ya..dah tabiat susah diubah
kurokoi wrote on Mar 10
sabar ya Yiq...insya allah everything is gonna be alright.
Ayo semangat...jgn letih utk menolong sesama, gk semua org spt itu ko. Intinya lebih waspada pada sekitar ya...^^
indocalita wrote on Mar 10
pulang ahhh......mau ujian neyyy...doain yakk... >_<
gharonk wrote on Mar 10
ga semua anak yatim itu seperti itu... ikhlas aja

meski yatim dan bernama gharonk, saya tidaklah pernah makan dari duit haram...
irpusdotnet wrote on Mar 10
besok ke Jatinegara aaaahh......:P, kalo udah ketangkep, tepon gw Riq, dah lama nih gak ngetes "upper cut" :)
etika wrote on Mar 10
air susu dibales dgn air tuba...
caramelfreeze wrote on Mar 10
Masya Allah....

Yang penting niat baik selama mengasuh mereka kan sudah terlaksana Yiq, sisanya bukan urusan kita lagi. Percaya aja, kalau kita ikhlaskeun barang2 itu, dan berdoa semoga bermanfaat untuk orang2 yang menggunakannya, mudah2an rejeki kembali berlipat2, amin.....

*Jangan lupa temen yah !! *
ladydhy wrote on Mar 10
aku suka heran tuh sama orang2 kayak gitu, udah disekolahin, dikasih makan tapi kayak gitu, huhuhu...
yah aku juga gak tau kenapa dia gitu, jadi gak mau menghakimi lebih lanjut, cuma miris aja...
mudah2an kita semua dijauhin dari sifat2 kayak gitu ya, amiiiiinnnnnnn.....
d1tt0 wrote on Mar 10
pukulin yiq kalo ktm.....D[
greyskymorning wrote on Mar 10
bener riq, serahin ke yg berwenang aja...
kejahatan sih emang harus dilaporin & dihukum
soal kebaikan keluarga lo, meski skrg balesannya adalah air tuba, tapi nanti pasti akan tetap ada balasan yg setimpal :)

*siap2 ke jatinegara cari wii 500rb*
duniamaya wrote on Mar 10
sabar ya dek... tante, oom ....
didinana wrote on Mar 10
penjara tempat yg tepat buat tuh orang!!
aerotribal wrote on Mar 10
mmmmhh.... nelongso

kasian ibu elu rik, mengetahui orang yang ditolong, diangkat dan dipercaya justru melakukan tindakan yang sangat merugikan. ditulung malah mentung ...
natali25 wrote on Mar 10
sabar yaa....

*pernah ngalami hal yg sama dan rasanya.... hum... luar biasa jengkel*
tianarief wrote on Mar 10
ada dua kemungkinan: diikhlaskan, atau laporin ke polisi. tapi kalau tak dilaporin --dikhawatirkan-- mereka mangkin merajalela. jadi, baiknya kasusnya diserahkan pada aparat berwajib.
mielnschatz wrote on Mar 10
idihhhh... kok bisa ya... dasar, anak durhaka..

duh, kasian ibu ya, riq... yang ibu besarkan dan ibu beri kasih sayang itu kan dulunya emang anak yatim... setelah besar, mereka akan memilih jalan hidup sendiri.. mo jadi apa, mo bagaimana itu udah keputusan mereka... jadi tante ngga boleh sedih lagi dooong... :(

sangat disayangkan aja, mereka malah terjerumus ke lingkungan pergaulan yang salah..

sabar ya Tante, Oom... insya Allah, semua ada hikmahnya...

bui, riq!
roelworks wrote on Mar 10
udah bisa bikin anak ya udah nggak anak-anak lagi ...tanggung jawab!!
c4rlo wrote on Mar 10
GUE BERANI BELI NINTENDO WII ELO SEJUTA!!!!!

tar ya kalo ketemu =)

btw...kasian juga si MANU.....gue dah curiga sama si manu padahal
ternyata pencurinya bukan dia....

btw bakat nulis elo ok juga nih, gue jadi inget pas baca buku detektif dulu apa sih tuh yg pake kaca pembesar depannya...hm lupa gue
icalsensei wrote on Mar 10
sabar ya yiq
ge dah curiga pasti orang dalem

bener2 mau dikasus ke bui ya
tikyut wrote on Mar 10
waks.... emang ga bisa terlalu percaya sama orang dalam... hhhh.....
reipras94 wrote on Mar 10
hmmm......
Insya Allah riq...apa yg dilakukan ibu (memelihara 2 anak yatim) itu nggak sia-sia....pahalan tetap besar di sisi Allah....perkara si anak yatim yg tidak tahu diuntung dan berterima kasih itu nanti tanggung jawabnya sendiri....
agungpramudya wrote on Mar 10
ditulung malah MENTHUNG
diwenehi ati malah ngrogoh REMPELO

sing sareh yo riq ......
menhariq wrote on Mar 10
brecs said
sabar ya Riq...
tengkyu om brecs
menhariq wrote on Mar 10
myhaura said
ikut speechless :(((((
ini aja sebenernya belum selesai nulis, tapi udah keburu speechless
menhariq wrote on Mar 10
fetryz said
kasihhh wedang jahe biar sembuh, truss ngangkat telpon dehhhh...........

*tetepp maksaa ;p
haiyah.. situ okeh? :p
menhariq wrote on Mar 10
gebukin aja yiq...orang kayak gitu cuman tau satu bahasa--SIKAAATT!!
engga boleh main hakim sendiri.. *sok wise* :p
windageulis wrote on Mar 10
flu hasil dari bandung kali tuuuu ....sori yak maren ga bisa ketemuan....

dunia memang penuh masalah yang harus diselesaikan. sabar ya riq.....mudah2an si gayat ketangkep dan bisa mempertanggungjawabkan semuanya ke kalian sekeluarga....
menhariq wrote on Mar 10
wah, pagar makan tanaman... :(
pagar makan tanaman? bisa ya?

*denotatif style

huhuhu.. kok jadi bercanda akunya :p
wirdayanti wrote on Mar 10
Sabar ya Riq...

Allah akan memberi balasan utk apapun yang dilakukan, baik kebaikan maupun kejahatan..
menhariq wrote on Mar 10
yenceu said
aduh panjang banget.. boleh ntar aja ndak bacanya ;-p hehuee

*peace*****
gak dibaca juga boleh lho.. :p
f1rm4n wrote on Mar 10
saatnya menghampiri tiang listrik terdekat..dan nempel foto buronan...
menhariq wrote on Mar 10
pasang fotonya dong..
ide bagus.. ntar aku cari dulu.. mudah2an ada..
menhariq wrote on Mar 10
wib711 said
sabar riq...
ini yg waktu gwe ama aya kerumah, orangnya masih ada ga riq?
kayanya udah lama ya wib ma aya ga kesini.. yang jelas manu pergi pas puasa.. dan gayat pergi awal november..
roelworks wrote on Mar 10
engga boleh main hakim sendiri.. *sok wise* :p
Biar dihakimin massa aja...
menhariq wrote on Mar 10
orang sabar disayang Tuhan
bukannya orang sabar pantatnya lebar? :p
menhariq wrote on Mar 10
alvian said
wii 500ribu???

*bergegas ke Jatinegara*
*plaaak
srhida wrote on Mar 10
turut prihatin, mudah - mudahan orang tua Eriq tidak kapok mengambil anak asuh.. :)
menhariq wrote on Mar 10
ydiani said
sabar ya..dah tabiat susah diubah
ya begitu deh.. benalu.. dimana-mana nyusahin..
menhariq wrote on Mar 10
kurokoi said
jgn letih utk menolong sesama, gk semua org spt itu ko. Intinya lebih waspada pada sekitar ya...^^
pastinyaa... :-)
roelworks wrote on Mar 10
Jadi kapan mau settle score?
riaa wrote on Mar 10
hmmm memang susah percaya orang di jaman sekarang, keluargaku juga beberapa kali punya anak asuh, pada akhirnya semua dipulangkan karena bermasalah. Mungkin di awal semua berniat baik, tapi orang berubah kalo udah kenal harta. So just pray 2 God yiq...
menhariq wrote on Mar 10
pulang ahhh......mau ujian neyyy...doain yakk... >_<
met ujian dhiraaaa... *sambil lompat² pake rok mini dan pompom :p
menhariq wrote on Mar 10
gharonk said
meski yatim dan bernama gharonk, saya tidaklah pernah makan dari duit haram...
hauhahaha... promosi yakkk? :p
menhariq wrote on Mar 10
kalo udah ketangkep, tepon gw Riq, dah lama nih gak ngetes "upper cut" :)
iya dah.. :p
menhariq wrote on Mar 10
etika said
air susu dibales dgn air tuba...
ya kurang lebih gitu kali ya...
lenakei wrote on Mar 10
ceritanya cukup buat BAP ke polisi nih riq ...
menhariq wrote on Mar 10
Masya Allah....

Yang penting niat baik selama mengasuh mereka kan sudah terlaksana Yiq, sisanya bukan urusan kita lagi. Percaya aja, kalau kita ikhlaskeun barang2 itu, dan berdoa semoga bermanfaat untuk orang2 yang menggunakannya, mudah2an rejeki kembali berlipat2, amin.....

*Jangan lupa temen yah !! *
iya teh siska... thanks yaaa... :-)
menhariq wrote on Mar 10
ladydhy said
mudah2an kita semua dijauhin dari sifat2 kayak gitu ya, amiiiiinnnnnnn.....
amiiin.... makanya jangan sombong ya dhy.. hihihi.. :p
menhariq wrote on Mar 10
d1tt0 said
pukulin yiq kalo ktm.....D[
pukul pake tamron 70-300 rasanya oke gak ya? :p
riaa wrote on Mar 10
eh wiinya yg versi US tuh ? *:P
menhariq wrote on Mar 10
bener riq, serahin ke yg berwenang aja...
kejahatan sih emang harus dilaporin & dihukum
soal kebaikan keluarga lo, meski skrg balesannya adalah air tuba, tapi nanti pasti akan tetap ada balasan yg setimpal :)

*siap2 ke jatinegara cari wii 500rb*
awal reply nya bagus.. tapi kenapa bawahnya ikut² ke jatinegara sih... dodoll... sana beli esia lagi.. nyebelin.. :p
menhariq wrote on Mar 10
sabar ya dek... tante, oom ....
makasi ci imoy.. :-)
menhariq wrote on Mar 10
penjara tempat yg tepat buat tuh orang!!
iya di.. mesti ditangkep..
menhariq wrote on Mar 10
kasian ibu elu rik, mengetahui orang yang ditolong, diangkat dan dipercaya justru melakukan tindakan yang sangat merugikan. ditulung malah mentung ...
ya gitu deh.. makanya belajar ikhlas tuh berat banget yah..
menhariq wrote on Mar 10
sabar yaa....

*pernah ngalami hal yg sama dan rasanya.... hum... luar biasa jengkel*
pernah ngalamin juga ya? wah sama dong.. *toss
menhariq wrote on Mar 10
jadi, baiknya kasusnya diserahkan pada aparat berwajib.
ini yang sedang mau diproses.. :)
menhariq wrote on Mar 10
mo jadi apa, mo bagaimana itu udah keputusan mereka... jadi tante ngga boleh sedih lagi dooong... :(
iya.. ini jadi pelajaran berharga buat aku sekeluarga :)
beha38b wrote on Mar 10
sabar dan ikhlaskan Yiq....semoga segera tergantikan dengan yang lebih...:)
menhariq wrote on Mar 10
udah bisa bikin anak ya udah nggak anak-anak lagi ...tanggung jawab!!
yoeh... dia yang nanggung, dia yang jawab.. *eh salah ya :p
menhariq wrote on Mar 10
c4rlo said
btw...kasian juga si MANU.....gue dah curiga sama si manu padahal
ternyata pencurinya bukan dia....

btw bakat nulis elo ok juga nih, gue jadi inget pas baca buku detektif dulu apa sih tuh yg pake kaca pembesar depannya...hm lupa gue
awalnya kita juga curiga ma manu...

haiyah.. tulisan aku mah jauh kali.. bertele-tele dan muter-muter.. dijamin yang baca butuh panadol 2 setrip.. :p
menhariq wrote on Mar 10
ge dah curiga pasti orang dalem
curiga juga salah satu dari kontak? :p
prazz wrote on Mar 10
wah, kasusnya terpecahkan yah
tinggal cari orangnya neeh...
menhariq wrote on Mar 10
hmmm......
Insya Allah riq...apa yg dilakukan ibu (memelihara 2 anak yatim) itu nggak sia-sia....pahalan tetap besar di sisi Allah....perkara si anak yatim yg tidak tahu diuntung dan berterima kasih itu nanti tanggung jawabnya sendiri....
iya mas eko.. :-)
menhariq wrote on Mar 10
tikyut said
waks.... emang ga bisa terlalu percaya sama orang dalam... hhhh.....
percaya sih boleh, tapi tetep harus waspada
roelworks wrote on Mar 10
yoeh... dia yang nanggung, dia yang jawab.. *eh salah ya :p
Ente Jual Ane Beli belum pernah digibeng bolak-balik tuh bocah ..
menhariq wrote on Mar 10
ditulung malah MENTHUNG
diwenehi ati malah ngrogoh REMPELO

sing sareh yo riq ......
*baca kamus jawa

--ga ngertiii >.<
menhariq wrote on Mar 10
flu hasil dari bandung kali tuuuu ....sori yak maren ga bisa ketemuan....

dunia memang penuh masalah yang harus diselesaikan. sabar ya riq.....mudah2an si gayat ketangkep dan bisa mempertanggungjawabkan semuanya ke kalian sekeluarga....
iya gpp teh winda.. pada pergi semua.. lagian itu juga karena dirjen aku mantu.. jadi ga bisa jalan free.. next time d ya...
menhariq wrote on Mar 10
Sabar ya Riq...

Allah akan memberi balasan utk apapun yang dilakukan, baik kebaikan maupun kejahatan..
makasih bunda wirda...
menhariq wrote on Mar 10
f1rm4n said
saatnya menghampiri tiang listrik terdekat..dan nempel foto buronan...
lagi nyari fotonya nih...
menhariq wrote on Mar 10
Biar dihakimin massa aja...
iyaaaa.... hohoho.. :D
menhariq wrote on Mar 10
srhida said
turut prihatin, mudah - mudahan orang tua Eriq tidak kapok mengambil anak asuh.. :)
engga kapok sih.. cuma mesti lebih selektif kali ya..