Blog EntryDemo AnarkisMay 28, '08 6:51 AM
for everyone
Belakangan ini marak dibahas tentang keputusan pemerintah menaikkan harga BBM, lalu dampaknya sehingga para mahasiswa dan masyarakat berdemo..

Sampai disini rasanya masih normal aja..

Tapi.. Setelah kasus Demo Anarkis yang dilakukan oleh salah satu Universitas.. Diteruskan 'perjuangannya' oleh Universitas lainnya yang mengakibatkan lumpuhnya infrastruktur jalan raya yang jelas² digunakan oleh rakyat juga.. Membuat hati ini jadi panas juga pengen nulis..

Terlebih, puncaknya sore ini.. Ketika udah hari kelima sejak naiknya harga BBM, masih aja ada berita yang bikin hati ini tambah kesel.. Yaitu tindakan penganiayaan terhadap seorang aparat kepolisian yang sedang melintas menggunakan motor. Tadi sempat lihat beritanya di RCTI.. Bermodal kamera HP yang berkualitas rendah, aku coba upload videonya di sini..

Gila.. Ini bener² Gila.. Apa mereka pikir, tindakan mereka itu bener?
Asli gerah banget ma tindakan mereka yang kayak gini..
Bakar Ban, Blokir Jalan, Segel SPBU, pake bawa² bom molotov segala.. Kayak gini nih yang udah cape² sekolah? Ga usah sekolah tinggi² kalo lebih banyak pake otot daripada otak..

Di sisi lain, sikap pemerintah juga cenderung reaktif.. Pola kebijakan tidak terencana.. Pake acara Pemadaman bergilir lah, pengalihan subsidi BBM ke pembiayaan 400.000 mahasiswa lah.. Situasi jadi semakin dilematis karena pemerintah keliru bahwa subsidi BBM kebanyakan dinikmati oleh orang kaya. Efek dari BBM itu berimbas pada naiknya harga bahan pokok dan lainnya. Kalau pemerintah tidak bisa memberi stimulus pertumbuhan ekonomi lain dengan misalnya memberikan lowongan pekerjaan yang luas, pencabutan subsidi BBM ini sama dengan mengambil nafas hidup ratusan juta rakyat Indonesia. Tukang ojek dan nelayan juga butuh BBM.

Kalau niatnya efisiensi anggaran, sebenarnya Pemerintah bisa melakukan cara lain.. Contoh paling sederhana misalnya mengurangi kebocoran anggaran dalam Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Menurut KPK, kebocoran dalam PBJ Pemerintah ini dalam APBN mencapai 30%. Kalau anggaran 600 trilyun, berarti penyetopan kebocoran dapat menghemat setidaknya 150 trilyun. Nilainya setara dengan subsidi BBM yang diberikan pemerintah.

Ampun deh...

speechless, asli..!


*nyesel nonton tivi*



jurnal ini terinspirasi oleh tulisan kang deni dan kang bayu





20 CommentsChronological   Reverse   Threaded
mrbubba2002 wrote on May 28
musti dilacak nih biangnya... yang manas2in mahasiswa untuk bertindak anarkis...
didinana wrote on May 28
buang tipinya yiq, kirim kemari deh klo mao :D
erikar wrote on May 28
Kasian polisinya..

Wong dia juga rakyat kecil. Liat aja pangkatnya, bukan bunga kan? Apalagi bintang! Dia juga merasakan imbas naiknya BBM.
fandhiee wrote on May 28
tuh dia yiq... gerah banget mikirin realitas yg ada di negara kita ini....
sering nonton tv harus sering mengeraskan hati juga....

paragraf terakhir mengenai efisiensi anggaran itu...
org bodoh aja sebetulnya bisa ngerti kan...
kebocora anggaran dah jadi rahasia umum kan..
jadi entah apa pemerintah kita itu emang kumpulan org bodoh atau...????
menhariq wrote on May 28
musti dilacak nih biangnya... yang manas2in mahasiswa untuk bertindak anarkis...
jangan² dia bukan mahasiswa...
menhariq wrote on May 28
buang tipinya yiq, kirim kemari deh klo mao :D
haiyaah... mending jadiin hadiah pintu (door prize) <iipsmiley>
menhariq wrote on May 28
erikar said
Kasian polisinya..

Wong dia juga rakyat kecil. Liat aja pangkatnya, bukan bunga kan? Apalagi bintang! Dia juga merasakan imbas naiknya BBM.
terlepas dari polisi atau bukan.. tindakan itu jelas penganiayaan...
menhariq wrote on May 28
entah apa pemerintah kita itu emang kumpulan org bodoh atau...????
bwahahaha... sialan...

*berasa ditusuk piso juga ni... damn.. <iipsmiley>
mrbubba2002 wrote on May 28
Biasanya gitu...hanya pingin mengadu domba dan bikin pemerintahan gak stabil...
omhanif wrote on May 28
mending kampus2 yg cuma menghasilkan preman2 pengecut (beraninya kroyokan) ditutup aja dah.
subsidi buat kampusnya kan bisa dibagi ketempat lain.
ladydhy wrote on May 28
hiks...sedih ngeliatnya :(
triayusa wrote on May 28
jangan² dia bukan mahasiswa...
menurut pihak kampus sih gitu rik tadi...
soalnya kata pihak kampus tadi orang itu pas mahasiswa lagi demo cuma duduk-2 doang, begitu polisi dateng eh dia lgs nendang polisinya..
anniva wrote on May 28
sama....td pulang kampus panas2 disuguhi berita kaya gituu....aduuh knp c punya otak g di pake....ngapain cape2 kuliah...jadi preman aja yah?? huh deh....
marpriansyah wrote on May 28
capek deh...mahasiswa kadang aneh yah?
atau mungkin itu bukan mahasiswa...tetapi penyusup !
atau mungkin....itu sandiwara....wuakakakakaka

Yang jelas....yg ikutan demo dan berbuat anarkis itu..pasti mahasiwa yg ber IP : JEBLOK....atau mahasiswa yang mau dan udah DO....hahahahaha
caramelfreeze wrote on May 28
jadinya, kampungaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan
dennybaonk wrote on May 29
satu pandangan bisa dibaca di sini

eriq mah udah mampir yak? ;p
btw, tulisan ini juga gue link balik ya... hehehehe..
riaa wrote on May 29
aduuh yg nyuri2 minyak ama nebang2 pohon secara ilegal itu ditangkapin dulu, negara rugi lebih dari subsidi bbm tuh gara2 ituuu
menhariq wrote on May 30
whew.. belum bales lagi yang ini..

@bubba: emang kapan pemerintahan kita stabil?

@omanip: setujuuu

@dhy: bangett

@tria: ho oh... mendompleng mahasiswa

@neva: begitulah... indonesiaku.

@iyan: katanya sih bukan mahasiswa..

@teteh: villageran...!

@denny: iyaa... panjang2 sih tulisan kang deni

@iyya: ya gitu lah... banyak kan alternatif lain?
imazahra wrote on May 30
Memalukan, innalillaahiiiiiiiiiiiiii :-(
*sptnya ada yg mengail di air keruh niy!* :-(
ailtje wrote on Jun 7
Situasi jadi semakin dilematis karena pemerintah keliru bahwa subsidi BBM kebanyakan dinikmati oleh orang kaya.
yes, kekeliruan besar, lebih bodoh lagi ketika dari tahun ke tahun alasan kenaikan bbm selalu sama, menyelamatkan anggaran yang isinya gaji-gaji pegawai negeri, padahal udah ketahuan banyak sekali pegawai negeri busuk di negeri ini *maaf ya buat yang merasa pegawai negeri yang nggak busuk*.
Imbasnya paling gede justru ke rakyat miskin, hih....gemes deh kalau ngomongin BBM, menterinya kenapa nggak mundur kalau emang nggak sanggup bikin kebijakan yang bener???WHY??????
*jadi ngomel di blog orang dekh.....*
Add a Comment
   

Premium Account




Mood eyiq saat ini: The current mood of menhariq at www.imood.com

Tamu silahkan isi


Status YM:


Search
Get a Free Search Engine for Your Web Site

Visitor Map
Create your own visitor map!


eXTReMe Tracker' /
website stats
' /

rank blog indonesia'/
update lewat email?

Masukin email disini:

Delivered by FeedBurner











© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help