Actually wireless broadband router ini aku pakai sejak februari akhir lalu.. Hanya saja berhubung saat itu sedang cuti ngempi, akhirnya missed dari review..
Dalam review kali ini sebenarnya aku ga pengen bahas tech spec yang bikin mumet, karena aku pernah review seri
Linksys WRT54G dan karena bahasannya teknis banget sehingga ga ada yang bisa kasih komentar.. :p
Buat yang ngerti, silahkan baca lagi review lama WRT54G itu. Web-based management nya WRT300N ini juga pengembangan dari seri sebelumnya kok.
Bedanya, di bagian wireless kita akan bisa menentukan mode radio band yang kita gunakan. Apakah Auto, Standard (20MHz channel), atau Wide (40MHz channel). Security nya ada penambahan WPA Enterprise dan WPA2 Enterprise. Sebenarnya hal ini juga dapat dilakukan di WRT54G, hanya saja dengan firmware yang baru. Penambahan Web Filter untuk Proxy, Java, ActiveX dan Cookies. Kemampuan untuk memblok hingga 3 aplikasi port sekaligus dalam satu policy, Forwarding (Single Port dan Multiple Range Port) hingga 15 aplikasi untuk FTP, Telnet, SMTP, DNS, TFTP, Finger, HTTP, POP3, NNTP dan SNMP. Advanced Quality of Service (QoS) untuk Aplikasi Messenger, Online Game, Ethernet Port dan Voice Device. Lalu ada fasilitas Remote Upgrade. Sisanya nyaris tidak ada perbedaan dengan yang lama.
Alasan aku ganti router lama aku dengan yang ini adalah karena kebutuhan soal range dan speed. Terlepas dari belum adanya standarisasi Wireless-N, aku memilih untuk menggunakan Pre-N dari Linksys. Karena aku sudah membuktikan ketangguhan produk networking mereka. Sangat valuable di kelasnya.
Diklaim, WRT300N ini memiliki keunggulan jarak jangkauan hingga 4x lipat dan kecepatan hingga 12x lipat dari Wireless G. Makanya diberi nama 300. Apakah memang sanggup hingga 300Mbps, atau melebihi kecepatan transfer kabel ethernet 3 kali lipat.. Sepertinya tidak juga.
Actually aku juga belum bisa membuktikan "speed of life" N tersebut karena perangkat wireless network aku juga hanya G biasa. card network pre-n nya hampir seharga WRT300N, jadi aku belum menganggap harga client card nya valuable. Overview, peningkatannya memang hampir 2x lipat dibanding seri G biasa. Kalau Linksys WRT54GX (SRX) kecepatan transfernya mencapai rata-rata 32Mbps, di WRT300N ini mencapai 52Mbps atau nyaris mendekati kecepatan yang diklaim wireless G yaitu 54Mbps. Tentunya tetap masih dibawah kabel jaringan 100Mbps kan?
Yah, terlepas dari segala bahasan membingungkan tadi.. Pada kenyataannya memang ada peningkatan lumayan dari segi kecepatan transfer terhadap perangkat client berbasis G biasa. Dan soal range, cukup signifikan. Kalau biasanya aku nongkrong di WC paling jauh dari rumah itu low signal atau malah kadang tidak ada signal, sekarang dengan menggunakan WRT300N ini semua tempat dirumah aku menjadi hotspot. Even di lantai atas ujung belakang rumah. Hum.. Cukup menjanjikan performanya. Sayang aku belum bisa bilang kalau range nya benar-benar 4x lebih luas karena belum tersedia card pre-n sejenis.
Untuk yang belum punya wireless router, sebaiknya masih tetap menggunakan WRT54G karena secara valuable masih lebih menang. Lagipula antena WRT54G adalah pigtail sehingga dimungkinkan untuk mengganti antena nya dengan yang lebih baik. Sedangkan 300N ini justru tidak dimungkinkan adanya upgrade.
More or less.. Alat ini tetap menjanjikan untuk para mobile warrior yang menginginkan perangkat wireless tangguh dan cepat di rumah mereka. For this.. I'll Give 3 stars.. :)
+ Jangkauan Lebih Luas
+ Lebih Cepat
+ Manajemen lebih baik
- Antena tidak bisa diganti
- Tidak
stackable dengan Linksys lainnya
- Sedikit mahal
- Belum mendukung Gigabit wired network.