Eriq's posts with tag: computer
    | w2207h | Jan 27, '08 5:38 AM for everyone |
| Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Computers | | Manufacturer: | HP |
Karena sering menonton film HD dalam format widescreen, monitor lama ku sepertinya mulai kurang asik karena belum widescreen.
Apalagi setelah maraknya monitor LCD belakangan ini. Kalau pertengahan oktober 2005 aku beli monitor LCD 19" dengan harga 5,3.. Saat ini kita bisa beli monitor dengan spesifikasi yang sama dengan harga di kisaran 2jt an.
Rasanya aku jadi ingin mengganti salah satu monitor ku dengan yang widescreen dan lebih besar.
Selain widescreen dan lebih besar, aku sebenarnya menginginkan monitor yang memiliki fitur pivot dan HDMI.
Monitor LCD yang paling aku incar adalah Benq FP241w. Monitor 24" itu sudah memiliki banyak hal yang aku inginkan. mulai dari Full HD (1900x1200), HDMI, Component hingga Pivot..
Namun karena satu dan lain hal, sepertinya aku beralih ke monitor yang ekonomis. Asal >19", widescreen dan punya fitur pivot.
Setelah browsing di salah satu forum yang aku ikutin, ternyata ada monitor HP w2207h ini. Dia memenangkan hatiku setelah sebelumnya sempet ngincer juga Viewsonic NX2240W yang memiliki fitur lebih tapi agak mahal sedikit (maklum LCD TV) dan Samsung SyncMaster 223BW yang harganya ekonomis.
HP ini aku pilih bukan semata karena harga tentunya, tapi karena worthed dari segi performance maupun value. Ini spesifikasinya :
- TFT LCD active matrix, 22" diagonal and viewable, BriteView technology
- Resolusi 1680x1050 @ 60Hz
- Input terminal VGA (analog) dan HDMI (digital)
- Contrast Ratio upto 2000:1
- Dynamic Contrast Ratio upto 3000:1
- Response time 5ms
- Dot pitch 0.252mm
- Konsumsi daya: <65w (operating), <2w (sleep)
- Dimensi (H x W x D) : 48,1 x 52,3 x 28,9cm
- Berat : 9 Kg (unpacked)
- USB hub 2 port
- Built-in speaker
Ini adalah kelebihan dan kekurangannya... Kelebihan- Design menarik, glossy look
- Bisa diputar 90º vertikal (pivot), tilt dan swivel
- Layar cerah, response time cukup baik
- HDMI
- 2 USB hub, speaker. USB hub nya lumayan lah untuk colok² flashdisk dan sebangsanya
- Quickview Preset untuk Movie, Photo, Gaming, Text dan Custom
- Harga termasuk valuable
Kekurangan- Tidak memiliki interface DVI (digital)
- Ada sedikit masalah dengan software HP MyDisplay. Performa komputer jadi sedikit kacau kalau program itu running. Alhasil aku cuma pakai HP MyDisplay apabila aku ingin mode pivot. Kalau tidak, mending di close. Update ke versi terbaru tidak membantu, malah tidak bisa pivot.
- Speakernya setara laptop kelas bawah. Ga rekomended untuk dipakai
- Interface tombol OSD nya agak merepotkan, sementara kalau software juga kurang responsif.
|  | Sejak kejadian PC ku mandi coolant, aku jadi kapok pake watercooling. Apalagi sejak kerja, gak sempet lagi deh nguras air radiator dan mengganti coolant tiap 3 bulan sekali. Itulah alasan aku kembali menggunakan sistem kipas. Supaya bebas kegiatan yang sebenarnya menyenangkan itu.
Alhasil, sejak pertengahan juli 2006.. Aku pakai sistem kipas. Hingga sampai aku mengupgrade komputer pertengahan september tahun lalu pun, aku masih setia menggunakan G-Power Pro Cooler.
Nah, ketika aku mengupgrade komputer 10 September 2006 lalu, itu lah kali terakhir aku membongkar casing komputer ku dan membersihkan seluruh isinya.
Setelah itu, seperti biasa.. Komputer ku running 24 jam sehari, 7 hari seminggu.. Gak pernah aku matikan dan selalu dalam kondisi ON, paling sesekali aku restart karena ada updates² software yang memintanya.
Aku membiarkan komputer ku selalu nyala bukan ingin melakukan pemborosan energi listrik, tapi karena memang ketika komputer ku nyala.. Dia selalu mendownload. Walau dengan kecepatan hanya 128kbps (ketika masih menggunakan Indosatm2 cable), aku bisa mendownload hingga 1GB per hari. Kalau sebulan, lumayan kan? dapet 30GB an. Mostly aku mendownload MP3 dan video.
Setelah menggunakan FastNet, download aku meningkat drastis. Sehari aku bisa mendownload rata² 8 hingga 10 GB. maksimal pernah sekitar 14GB sehari. Sampai aku punya 3 Account Rapidshare demi mendownload Film² High Definition 1080i, 720i dan beberapa Blu-Ray movie. Ketika hard disk yang 'cuma' 820GB itupun menipis, akhirnya bisa bernafas sedikit setelah dapat tambahan 500GB lagi. Dengan download rata² 200GB sebulan.. Mungkin beberapa bulan ke depan aku akan beli tambahan hard disk untuk mendownload.. Itu kalau FastNet masih kencang.. :)
Well.. Back to topic.. Ketika aku melihat komputer ku mulai banyak debu, aku mulai kasihan. Kok kayaknya aku jadi gak pernah ngerawat mesin kesayangan aku ini ya.. Padahal dulu sebelum aku gabung di Multiply dan kena racun beli kamera digital SLR maupun sepeda.. Expense aku selalu berhubungan dengan komputer. Hh.. Setahun tanpa upgrade mesin.. Ketika sekarang para computer freak menggunakan Dual-Core, aku masih setia dengan single core nya AMD64 (Orleans) ini. Ketika computer freak mengupgrade memorynya hingga 4GB dual channel, aku masih saja menggunakan 2GB DD2 667. Ya ya ya.. Aku tahu.. jangan ngeliat keatas terus.. Bersyukurlah atas apa yang ada.. Karena, bagaimanapun.. nafsu itu menguras kantong :)
Melihat kebawah, alhamdulillah komputer ku masih memadai untuk bisa dipakai kerja dan sedikit bermain game.. Masih bisa nyala 24 jam sehari 7 hari seminggu tanpa masalah apapun walau tanpa pendingin ruangan (AC). Suhu processor stabil dibawah 40 derajat, kecuali ketika bermain game..
Yah... inilah hasil foto bersih komputer setelah setahun.. Ga banyak yang diambil setelah serius membersihkan debu.. Karena keasyikan bongkar pasang dan bersih², malah lupa motret lagi.. sayang kameranya takut kotor.. hehe.. :D |
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | DVD Players | | Manufacturer: | Sony |
Yea.. i know.. ini bukan review barang baru... :p
Cuma pengen ngisi review, karena udah cukup lama bagian review ga disentuh.. Padahal sih beli barang banyak.. hehee.. :D
Aku sebenarnya sudah punya DVD��±R/RW Liteon SOHW-1653S. Tapi entah kenapa, DVD±R/RW itu udah ngambeg.. Masih mending kalo ga bisa writing.. ini bahkan udah ga bisa read.. :(
Yauda.. berhubung harga DVD burner udah murah, aku beli lagi..
Harga beli DVD burner ini aku beli agak mahal dari harga yang aku tahu.. di chip classifieds ada yang jual 365rb, tapi aku beli nya di toko langganan di mangga dua yang ngasih harga agak mahal (370rb), tapi aku puas dengan after sales service nya.. kalo rusak diganti baru.. (yah sama aja dengan yang dijual di chip, dia juga ganti baru kalo rusak).. bedanya, karena aku langganan di mangga dua, bukan di itc kuningan.. :D
Tech Spec dulu ya..
Writing speeds: 16x DVD+R 16x DVD-R 8x DVD+R9 DL 8x DVD-R9 DL 48x CD-R
Re-Writing speeds 8x DVD+RW 6x DVD-RW 16x CD-RW
Read speeds: 16x DVD-ROM 48x CD-ROM
Sejak beli, aku langsung disuruh ngeburn 170cd untuk foto prajabatan anak² CPNS kemarin.. Tadinya aku mo bagi tugas dengan Combo drive laptop, tapi entah kenapa Nero nya bermasalah di laptop walau udah berulang kali diinstall/remove..
Alhasil, drive tunggal ini aku pake untuk ngeburn 170cd.. Tanpa istirahat.. :D Hee.. berhasil euy.. Penulisan di CD-R maupun di DVD-R berlangsung mulus tanpa cacat.. Yah masih baru sih emang..
Overall aja d. + Mendukung DVD-RAM + Ga berisik, lumayan cepat - OEM, ga pake BOX - Dokumentasi minim - Ga ada logo SONY di bagian depan - Tray load/eject nya agak lambat (yah standar buat sony emang gitu sih) 
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Other | | Manufacturer: | Gigabyte |
Bukan barang baru, tapi berhubung aku biasa untuk ngereview barang yang aku beli.. Jadi kayanya ga klop kalo ga nulis review ini. Oke.. bahasan tech spec dulu ya.. Specification Model : GH-PDU21-MF Fan Dimension : 110 x 110 x 25 mm H/S Dimension : 110 x 110 x 109 mm Heatpipe : 4 Base material : Copper w/ Ni coating Fin material : Aluminium Fin Rated Voltage : 12 V Rated Current : 0.1-0.5 A Fan Speed : 1700-3200 RPM Airflow : 36.2-68.5 CFM Noise : 21.3-40.1 dB(A) Bearing Type : Ball Bearing Life Expectancy : 50,000 hr Total Weight : 430gr
Applications: Intel Pentium 4 Processor 870/670/530 (3.8GHz) Intel Pentium 4 478 3.4GHz AMD Athlon FX 55 (939/754) AMD Athlon XP 3200+ (Socket A) Oke.. cukup bahasa teknis nya.. Setidaknya cukup membantu buat yang lagi nyari pendingin untuk Komputernya. User ReviewBarang ini cukup banyak dapet rekomendasi dari forum CHIP. Terutama karena reputasi G-Power Pro ini sampai sanggup mengalahkan pamor nya Thermaltake Big Typhoon. Memang tidak seperti Big Typhoon yang menggunakan 6 heatpipe, tapi 4 heatpipe dari Gigabyte G-Power Pro ini cukup bagus, dan tidak memakan tempat besar seperti Big Typhoon. Disediakan pengencang untuk socket LGA775 Prescott, P4, K8 dan K7. Gigabyte menepati janjinya bahwa Easy Clip Installation - No tool required. Aku sama sekali tidak mengalami kesulitan dalam memasang HSF ini pada K8, karena memang seperti memasang stock cooling bawaan pabrik. Disediakan juga box smart fan controller yang akan mengatur putaran kipas secara otomatis, dan sebagai tambahan juga disediakan manual controller berupa 3.5" drive di bagian depan dan PCI slot. Karena NZXT Nemesis ku ga bisa dipasang tonjolan di bagian depan, akhirnya aku terpaksa melepas potensiometer yang standarnya di bagian depan untuk dipindah ke PCI slot di belakang. Aku tidak menggunakan thermal grease bawaan Gigabyte, melainkan pakai Thermaltake Arctic Silver 5 yang menurut aku jauh lebih baik. Hasilnya, komputer aku burn test (AMD64 clawhammer 2800+ runs @ 266x9 / 2394MHz) selama 5 jam idle (ruangan non AC).. Suhunya ga sampai 40 derajat. Padahal kipas nya diset paling rendah (1700rpm). Performa yang cukup baik ini mesti ditebus dengan harga yang agak mahal, jadi aku rasa bintang 4 sudah cukup.. :) 

S etelah pengalaman buruk menggunakan sistem pendingin air (watercooling system), aku langsung trauma untuk kembali menggunakannya.. Setidaknya untuk komputer ku.. Seperti telah aku ceritakan sebelumnya di network message ku, kalau Komputer ku bermandikan coolant.. Yah, sistem pendingin air emang sangat cocok untuk yang menginginkan silent PC tanpa kehilangan kemampuan untuk mendinginkan sistem. Kelemahan dari sistem watercooling ini adalah, bahwa kita harus menguras air dan mengganti selang yang sudah agak lama secara berkala. Sekitar 3-4 bulan sekali.. Sebenarnya sekarang sudah ada sistem pendingin air yang fixed, ga perlu pasang copot selang.. tinggal pasang waterblock diatas processor dan pasang pompa nya di bagian casing. Beres. Tapi jeleknya adalah, selangnya didesain berwarna hitam dan tidak tembus pandang, sehingga yang pakai CCFL (Cold Cathode Flourescent Lamp) UV tidak akan menikmati warna nya.. Terakhir kalinya aku menguras komputer itu sekitar Februari akhir.. Sudah 5 bulan berlalu dan aku baru sempat menguras itu selasa kemarin, ketika kecelakaan itu terjadi.. Alhamdulillah semua perangkat ku selamat, hanya sbuah lampu CCFL UV yang tewas karena terendam sekitar 150mL cairan pendingin (coolant). Setelah itu, aku memutuskan kembali ke sistem biasa.. Kemarin aku ke mangga dua membeli Gigabyte G Power Pro untuk pendingin Processor seharga 420rb. Untuk graphic card, aku pakai stock cooling dari Winfast 6600GT, tentunya setelah underclock ke standar (500/900) dari sistem yang dulunya telah aku overclock 590/1200. Tadinya sempat pengen beli Zalman VF900 Cu LED, tapi harga 375rb nya lebih baik untuk tambahan membeli satu set tinta printer untuk MP800 ku. Tadinya aku tidak pakai kipas belakang, karena kipas belakang bawaan case NZXT emang powerful tapi berisik.. Dan aku membiarkan komputer ku tanpa kipas belakang semalaman (burn-in test). Nyatanya? suhu dalam sistem ku mencapai 45 derajat.. Whew.. Akhirnya tadi pagi aku pasang kipas bawaan Thermaltake Bigwater untuk radiator. Aku lepas radiatornya dan pasang kipas 12cm itu dibelakang casing. Suhu langsung turun 7 derajat. Jadi untuk komputer yang pakai kipas, sebaiknya minimal menggunakan 3 kipas. 1. Di bagian depan/samping, arah ke dalam (intake) 2. Di bagian processor nya (iyalahh.. plis d plis) 3. DI bagian belakang, arah ke luar (exhaust) Well.. udah dulu ah curhat nya.. mo kerja nih.. ^_^ Makasi buat yang uda repot² baca.. :D

 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Other | | Manufacturer: | Canon |
M ultifunction Printer ini sebenarnya aku beli dari hari Jumat kemarin, namun karena barangnya ga ready stock.. Jadilah baru aku ambil barangnya hari ini. Multifunction Printer ini masuk dalam wanted list di market aku. Spesifikasi dan Fitur lengkapnya ada di siniDibanding printer aku yang sebelumnya (Canon Pixma iP4000), MP800 memiliki beberapa keunggulan.. Diantaranya: - Jenis tinta baru yang lebih tajam dan tahan lama - Resolusi 9600x2400 dengan 1pl ink droplets - Kecepatan cetak black 30ppm dan color 24 ppm - Status ink monitoring yang lebih akurat
sisanya sama, bisa mencetak A4 borderless dan cetak CD, full duplex printing, pictbridge (cetak langsung dari kamera) dan baki untuk kertas (cassette).
Overall.. untuk mencetak, printer ini setara dengan penerusnya iP4000; yaitu iP4200. Jenis tinta yang digunakan pun sama.. Untuk tinta hitam digunakan PGI-5BK (Pigment) dan tinta foto CLI-8BK (Dye). Untuk warna digunakan tinta seri CLI-8C, CLI-8M, CLI-8Y (Dye).
Sebagai Multifunction, MP800 ini diberi predikat Photo All In One. Kenapa? karena memang MP800 ini memiliki spesialisasi di bidang foto. Selain tidak memiliki fitur Fax (hanya Scan, Copy Print), MP800 ini kaya akan fitur untuk foto.
Sebagai scanner, MP800 ini mampu menscan sampai dengan 2400x4800 dalam 600dpi. Bisa menscan slide 35mm ataupun negative foto.. Lengkap dengan multicrop scanning, PDF File creation, dan Photograph correction (Fading correction, Grain correction, Reduce Dust & Scratches, Backlight correction, Descreen, Unsharp Mask).
Dengan dilengkapi card reader dan infrared, kita bisa langsung cetak dari kartu memori, pda ataupun ponsel. Sayangnya modul bluetooth unit BU-20 nya optional, dan tidak mensupport bluetooth dongle untuk PC biasa.
Aku sudah mencoba untuk mencetak biasa dari komputer, fitur copy, print langsung dari kamera, scan negative, print CD. Yang menarik, kita bisa menscan permukaan CD dan langsung mencetaknya di tray CD yang disertakan. Ideal untuk para pembajak CD yang ingin mengcopy langsung label dari CD yang sudah ada.. :P
Scannernya cepat, dan fitur copy nya juga oke.. Hanya ketika scan negative, waktunya relatif lebih lambat dibanding scan biasa. Namun hasil jadinya mengesankan. Warnanya cerah.. Setara dengan hasil cuci cetak yang discan ulang.
Oiya, MP800 ini aku beli seharga Rp.3.025.000. Masih lebih murah dari harga yang ditawarkan datascrip ($380).
Cetak² dulu aahh..... Sekalian mo scan negative dari film² lama.. :)
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Computers | | Manufacturer: | Tagan |
Aku pengen PSU ini sejak tanggal 6 Januari silam.. Pernah masuk market di sini. Tapi sejak saat itu, aku udah hunting barang nya ke mangga dua.. Ternyata ga ready stock dan aku disuruh nunggu sampai februari untuk seri EasyCon (U15). Yang ada hanyalah seri 2force (U22). Berhubung 2Force gak modular (aku nyari yang modular), U22 diluar keinginan ku. Akhir Februari aku ke toko, ternyata masih ga ada.. dan katanya masih kena Red Line, barang blum bisa turun dari pelabuhan. Aku terus menunggu sampai akhirnya PSU aku mulai menunjukkan tanda² bermasalah untuk supply power, terutama bagian Graphic Card.. Sudah beberapa kali bolak balik ke mangga dua, tetep blum ready stock juga.. Nah kemarin (jumat, 24 maret 2006) aku di sms oleh toko OC², memberi tahu bahwa Tagan sudah ada di distributor. Langsung aku ambil hari itu juga walau toko nya sudah mo tutup (demi komputer) ^_^ Agak sebel nunggunya.. soalnya disana, PSU ku ditest dulu untuk komputer orang yang pakai sistem Intel P4EE overclocked 3,8GHz dengan GPU x1900xtx.. ternyata emang sanggup.. ^_^ Hari ini aku sudah memasang PSU Tagan U15 di komputer ku.. Menggantikan PSU Simbadda 500W yang sejak Juli silam menyuplai daya tanpa henti.. Gak pake coba², aku geber untuk overclock Processor ku ke 300x9 (2700MHz), sanggup !! ^_^ cuma aku mah turunin lagi sesuai kebutuhan aku.. 266x9 (2394MHz) udah cukup lah.. ga panas dan performa nya lumayan.. Untuk urusan GPU, tadinya aku pakai 560/1100.. kali ini aku langsung coba ke 600/1200, gagal.. tapi turunin dikit 590/1200.. lancar.. walau CPU nya tadi sudah di OC ke 2700MHz. Yah, demi amannya, aku turunin sesuai kebutuhan aja.. 580/1100 sudah lumayan.. dengan clock CPU 2394MHz. Seneng juga pakai sistem modular.. Jadi terlihat lebih rapih karena aku cuma butuh 4 kabel.. : 1 Kabel SATA (untuk power 2 HDD SATA) 1 Kabel Molex (untuk 2 optical drive DVD±R/RW + DVD-ROM) 1 Kabel Molex spesial HDD/VGA (untuk 6600GT) 1 Kabel Molex (untuk HDD PATA dan Lampu²) Harusnya aku kasih bintang 5, tapi karena harga PSU ini emang agak kelewat ekslusif.. (aku beli seharga 1,35jt di mangga dua), jadi bintang 4 aja deh.. Percaya deh, untuk komputer high end sekalipun.. PSU ini bakalan sanggup.. Investasi kalo ingin upgrade komputer nantinya.... ^_^ Tegangannya stabil meski sudah di Prime Test dan lolos SuperPI 32M.. Most Wanted PSU for overclocker (n pc modding; karena U15 modular) 
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Other | | Manufacturer: | Logitech |
Review tentang mouse ini mungkin udah ratusan bahkan ribuan.. bisa cek sendiri di google atau search engine lainnya.. Aku cuma sekedar mereview karena aku baru beli mouse MX 1000 ini.. Alasan utama aku membeli mouse ini sebagai pengganti Logitech Cordless Click! Optical Mouse bawaan Logitech LX700 adalah: 1. Baterai Mouse Cordless Click! Optical lebih boros 2. Respons dan Presisi Optical jauh dibawah Laser 3. Fungsi scroll kiri-kanan di Cordless! Click seringkali bermasalah 4. Kenyamanan Mouse MX 1000 jauh lebih baik daripada Optical Click! untuk pemakaian lama Awalnya aku berpikir untuk membeli sebuah mouse wired (berkabel) untuk pengganti Cordless Click! jika baterai mouse cordless tersebut sudah low.. Tentunya dengan mengusung teknologi minimal 800dpi *presisi sangat menentukan guys.. berhubung aku sudah terbiasa menggunakan seri MX sebelumnya (MX310) dan sempet turun derajat ke Optical Cordless Click! yang ternyata belum menggunakan teknologi MX nya Logitech, sempet kecewa berat..*Alternatifku untuk beli Mouse Wired ini adalah Razer Diamondback, Diamondback Plasma LE atau Logitech MX518 Gaming-Grade Optical Mouse. Namun aku inget lagi.. Masihkah membutuhkan wired di jaman serba nirkabel gini? okelah secara responsif dan presisi Mouse Wired Razer Diamondback yang 1600dpi atau seri terbaru Razer Copperhead berani mengklaim dirinya 2000dpi.. tapi mengingat fungsinya tak lebih dari sekedar mouse untuk gaming dengan keterbatasan tombol dan ruang gerak *ga bisa diletakkan di paha or dibawa jalan 3 meteran* membuat aku menganggap mouse berkabel sekarang ini ga logis untuk dipasang di komputer ku.. apalagi thermaltake gamma pad ku juga pakai kabel USB untuk powernya.. masa mouse nya kabel juga? Yup.. Mouse MX 1000 ini aku pakai diatas Thermaltake Gamma Pad. Di gambar terlihat beda antara mouse Cordless Click! Optical dengan MX 1000 Laser. Mouse MX 1000 ini adalah mouse cordless pertama yang menggunakan teknologi Laser. Hasilnya? presisinya sangat akurat walau tanpa kabel.. Dengan image sensor 30x30 pixels, 800cpi, 6445Hz Refresh Rate, 5.8MPixels/detik, kecepatan maksimal 40inchi/detik.. membuatnya tak kalah performa dari mouse wired Razer Diamondback (kecuali dari segi dpi nya Razer yang 1600cpi). *gambar diambil dari sini*cukup tentang segala bahasa dewa tentang teknologi nya :P sekarang soal orang awam yang menilai kenyamanan mouse MX 1000 ini.. Mouse MX 1000 ini responsif.. memiliki 8 tombol : Left click, Right Click, Middle Button (3 tombol standar), tombol back dan forward (2 tombol navigasi internet), application button (tombol menu yang bisa diatur), dengan 2 tombol cruise control yang bisa dikonfigurasi lewat SetPoint. Bagian bawahnya? mouse ini tidak seperti optical umumnya yang mengeluarkan sinar merah.. melainkan sinar laser yang kasat mata.. dibawah ada switch on/off yang bisa dimatikan secara manual.. Sebenarnya tidak begitu perlu karena mouse ini akan mati secara otomatis setelah 8 detik idle.. *ini perlu banget loh untuk menghemat baterai* :) Walau cordless, mouse ini menggunakan teknologi Fast RF sehingga kecepatannya pun terbilang OK banget.. apabila mouse ini dihentakkan secepat mungkin dari kiri ke kanan, pointernya tidak terputus.. artinya mouse ini emang pantas mengusung nama 800dpi.. Mouse ini merupakan alternatif mouse cordless terbaik saat ini, namun harganya yang cukup mahal membuat orang berpikir beberapa kali untuk membelinya. (Logitech gitu loh...) ^_^ Tapi percaya deh, worthed to buy kok.. Harga mouse ini di uc98 hari ini (28/02/2006) adalah 730rb.. Dan aku dapat harga lumayan ok di mangga dua 685rb.. plus korting langganan (karena barangnya mesti nunggu agak lama) jadi 650rb.. ^_^ Sebagai fans berat merek logitech... i would say.. Logitech is more logical.. ;) 
 Dapat informasi dari salah seorang user di forum CHIP, ada program bernama Super Fast Shutdown. Penasaran karena ukurannya yang kecil, aku langsung install.. Setelah menginstall program gratisan alias freeware berukuran 264kB ini, akan ada 2 icon, yaitu Super Fast Reboot dan Super Fast Shutdown. Tanpa dokumentasi.. Hasilnya? setelah mengklik icon Super Fast Shutdown.. PC aku langsung tewas dalam 2 detik! padahal tanpa program ini, biasanya PC aku lamaaaa banget baru tewas.. agak khawatir dengan berbahayanya software ini.. Aku takut semacam hard shutdown (seperti matiin power langsung). Emang ajaib bisa matiin komputer dalam 1-2 detik.. tapi jangan sering².. soalnya program ini bypass services.. jadi ga disave settings.. WARNING!Although it has never been reported, regular usage could possibly cause disk corruption.Ada yang berminat mencoba? silahkan download di sini (264kB) 
 Agak telat review karena selain program ini sudah keluar beritanya dari 18 Januari kemarin, ukuran program untuk didownloadnya sendiri 576MB.. butuh waktu 2 malam untuk download (sekitar 3 jam per malam) untuk download program ini. >_<
Sebelum download aku dah baca requirement dari website resminya
Minimum System Recommendations
* Intel® or AMD® compatible processor 2.5GHz or higher
* DirectX® 9 compatible graphics adapter with Pixel Shader 2.0 support or later, and graphics memory of 256 MB minimum*
* 1GB of system RAM or more - 1.5GB of free hard disk space
* Windows® XP 32bit operating system with latest Service Packs and updates installed
* DirectX® 9.0c December 2005 or later
* Microsoft Excel® 2003 or XP for some 3DMark functionality
* Microsoft Internet Explorer 6 for some 3DMark functionality
* To run the HDR/SM3.0 graphics tests, a DirectX 9 compatible graphics adapter with support for Pixel Shader 3.0, 16 bit floating point textures and 16 bit floating point blending is required.
WHAAAA?? 256MB of Graphics Memory? Tapi aku masih tetep percaya 6600GT 128MB GDDR3 overclocked aku setidaknya masih sanggup untuk menjalankan program benchmark ini, walau dalam minimal skor.
Test yang ada dalam Program 3DMark06 ini :
SM 2.0 Graphics Tests
GT1 - Return To Proxicon
GT2 - Firefly Forest
CPU Test
CPU1 - Red Valley
CPU2 - Red Valley
HDR/SM3.0 Graphics Tests
HDR1 - Canyon Flight
HDR2 - Deep Freeze
Feature Tests
Fill Rate - Single-Texturing
Fill Rate - Multi-Texturing
Pixel Shader
Vertex Shader - Simple
Vertex Shader - Complex
Shader Particles (SM3.0)
Perlin Nose (SM3.0)
Batch Size Tests
8 Triangles
32 Triangles
128 Triangles
512 Triangles
2048 Triangles
32768 Triangles
versi 3DMark06 yang aku coba adalah 3DMark06 Professional Edition 1.0.2 (versi Pro ini berharga $490 untuk download dan $500 untuk CD-ROM).
perbedaan mendasar antara basic(free) dengan advanced ada di sini.
Version Comparison
| |
3DMark®06 Basic Edition |
3DMark®06 Advanced Edition |
3DMark®06 Professional Edition |
| Full DirectX9.0c Support |
Yes |
Yes |
Yes |
| 2 SM2.0 Graphics Tests |
Yes |
Yes |
Yes |
| 2 HDR/SM3.0 Graphics Test |
Yes |
Yes |
Yes |
| 2 CPU Tests |
Yes |
Yes |
Yes |
| 3DMark Total Score |
Yes |
Yes |
Yes |
| Sub-Scores |
Yes |
Yes |
Yes |
| 3D Graphics Feature Tests |
No |
Yes |
Yes |
| Fill Rate Tests |
No |
Yes |
Yes |
| Pixel Shader Test |
No |
Yes |
Yes |
| Vertex Shader Tests |
No |
Yes |
Yes |
| SM3.0 Feature Tests |
No |
Yes |
Yes |
| Batch Size Test |
No |
Yes |
Yes |
| Playable Mini Game |
No |
Yes |
Yes |
| Graph Benchmark Mode |
No |
Yes |
Yes |
| Pro-Online ResultBrowser Access |
No |
Yes |
Yes |
| Benchmark Display Settings |
No |
Yes |
Yes |
| Shader Profile Settings |
No |
Yes |
Yes |
| Texture Filtering & AA Tool |
No |
Yes |
Yes |
| Image Quality Tool |
No |
Yes |
Yes |
| Full Demo & Settings |
No |
Yes |
Yes |
| Extra Rendering Settings |
No |
Yes |
Yes |
| Ref Rast Image Database |
No |
Yes |
Yes |
| Export to MS Excel |
No |
Yes |
Yes |
| Graph Benchmark Mode |
No |
Yes |
Yes |
| Technical Support |
No |
Yes |
Yes |
| Full Demo Looping |
No |
No |
Yes |
| Command Line Functionality |
No |
No |
Yes |
| Batch Run for Automated Testing |
No |
No |
Yes |
| Commercial Use |
No |
No |
Yes |
Yah.. mungkin buat yang pernah coba 3DMark05, gak banyak peningkatan signifikan dari sebelumnya. Apalagi nyaris semuanya masih menggunakan game yang sama.. tambahan Deep Freeze dan beberapa test SM3.0.
Cuma versi kali ini lebih panjang, baik di Demo maupun di Game Test nya.
Sayangnya hasil yang bisa didapatkan oleh 6600GT aku hanya 1912. Mungkin ada pengaruh dari single channel RAM, dan background program yang ga sempet aku matiin pas ngetest benchmark ini..
yuk test GPU kalian.. :)
yang mau download, silahkan download programnya di sini
| Status: | CLOSED | | Category: | Computers |
*lagi banyak maunya nih* ^^ PSU lama ku, Simbadda 500W kayaknya udah ga mendukung untuk sistem aku yang sekarang. sempet bahas di forum CHIP, ada yang nyindir dengan performa PSU Simbadda.. akhirnya aku komentar kalau simbadda 500W yang harganya aku beli 350rb masih sanggup mensupport sistem aku : ABIT NF8 AMD Athlon64 socket754 2800+ overclocked @266x9 (2394MHz) Winfast A6600GT TDH overclocked @570/1100 Thermaltake Bigwater 2 lampu CCFL Thermaltake PerfectLight (UV & Blue) 2 Optical Storage (DVD±R/RW + DVD-ROM) 2 Case Fans 12cm 1 IDE HDD 80GB 1 SATA HDD 120GB Powered USB Front : Card Reader Internal Powered USB Back : Webcam, GammaPad aku berniat mau beli PSU Tagan karena emang rekomend banget dari anak forum overclocker.. terlebih karena distributornya juga CHIP-ers dan anak overclockerindo.com juga.. jadi kalau ada apa² tinggal RMA.. nah.. dari seri Tagan.. aku sempet diskusi di salah satu topic forum CHIP tentang Tagan PSU Q&A, jadi aku makin yakin banget mo milih PSU ini.. hanya sayang masih belum ada bayangan harga.. jadi dari seri PSU Tagan seri EasyCon (U15), aku masih belum bisa menentukan mau pakai yang mana antara : TG430-U15 (430W) TG480-U15 (480W) TG530-U15 (530W) TG580-U15 (580W) mungkin mo dicek harga minggu depan.. budget untuk PSU ini di kisaran 800rb-1,5jt.. mudah²an dapet harga cocok.. :) update 24 Maret 2006akhirnya U15 dateng juga setelah 3 bulan nunggu.. aku ambil yang U15-530w seharga 1,345 di OC².. ga ada masalah lagi sekarang.. :) Click a thumbnail to enlarge:
 | Category: | Video Games | | Genre: | Action | | Console: | Other |
Minimum Configuration:
Windows 2000/XP Only DirectX 9.0c 1000 MHz Pentium III, AMD Athlon or equivalent 256 MB RAM CD/DVD ROM 4x or greater NVIDIA GeForce 3 or higher, ATI Radeon 7500 or higher DirectX 8.0 compatible sound device 1.0 GB hard drive space for minimum installation Windows-compatible mouse required
Recommended Configuration:
Windows 2000/XP Only DirectX 9.0c 1.5 GHz Pentium 4, AMD Athlon or equivalent 256 MB RAM CD/DVD ROM 32x or greater NVIDIA GeForce 6800 or ATI Radeon 9800 DirectX 8.0 compatible sound device 1.6 GB hard drive space for full installation Windows-compatible mouse required Dual analog gamepad
Komentar ku Game ini direlease 1 desember lalu.. tapi baru sampe sini mungkin karena baru keluar crack atau cara bobol proteksi StarForce yang ada... *damn* starforce again..
game ini ada di toko² game dalam format CD, 4 keping. Padahal harusnya disiapkan versi DVD.. aku udah yakin pasti karena penjualnya juga mo ambil untung.. 1 CD kan dijual 15rb.. it means kalo 4CD harganya 60rb. itu harga di toko di kisaran kampus, kalau harga 25rb di mangga dua, berarti game ini kena 100rb.. untungnya di toko deket kampus itu "buy 3 get 1 free", jadi cuma kena 45rb.. masih lebih murah 5rb dibanding DVD di mangga dua.. tapi lebih mahal 10rb dibanding harga DVD yang biasa dijual disana.
oke.. instalasinya agak ribet.. setelah RAR nya diextract ke hard disk, dan didapat 3 file image yang berasal dari CD originalnya.. 3 file ini mesti dimount secara bersamaan!! artinya kita perlu mengaktifkan 3 virtual drive di DAEMON Tools.. karena cuma DAEMON Tools yang bisa bobol proteksi SafeDisc, SecureROM, LaserLock dan RMPS sekaligus jadi virtual drive.
setelah instalasi tersebut, masalahnya belum selesai.. kita mesti jalanin pertama kali game tersebut untuk mengaktifkan proteksi starforce nya.. kemudian starforce tersebut akan meminta restart. setelah restart, pakai disc 4 (play CD) untuk main game tsb lewat autorun nya.. masukan serial number, terus tunggu verifikasi cd agak lama.. dan game pun jalan..
Well.. actually.. aku baru coba game ini di komputer temen, karena apesnya.. disc ke 4 ga bisa dicopy karena corrupt.. mudah²an besok bisa dituker so aku juga bisa copy game nya..
Gameplay nya sepintas mirip dengan sebelumnya, Prince of Persia : Warrior Within.. gameplaynya sepintas lebih baik dan combatnya lebih variatif dibanding sebelumnya.. hanya ada sedikit video glitches di card graphic berchipset ATi.. storynya belum tau coz blum sempet coba lama..
lengkapnya nanti diupdate lagi.. yang jelas so far game ini emang layak dapet 4 bintang.. di gamespot pun dapet nilai 8.4 (Great) 
Link: http://www16.meebo.com/masih inget sama e-messenger yang pernah aku jadiin links juga?
ternyata ada yang lebih cepet daripada e-messenger yang selama ini aku rekomendasi..
cobain aja meebo ini..
berguna untuk para karyawan yang pengen chatting melalui YM, AIM/ICQ, Jabber/Gtalk ataupun MSN messenger tapi port messengernya di blok oleh admin kantor duduls.. *wakaka* ^_^
ataupun netters pengen chatting tapi warnetnya kampungs ga ada program messenger.. atau juga end user yang belum sempat menginstall software messenger tapi ingin chatting..
silahkan ditest.. :) 
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Other | | Manufacturer: | Mozilla |
dua hari yang lalu versi final browser terbaru mozilla keluar, dan aku baru berkesempatan mencoba dan mereview nya sekarang.. review serupa tentang firefox sudah pernah aku buat juga di sini, namun berhubung serinya berubah ke 1.5 (bukan 1.0.x), kayaknya lebih baik aku buat terpisah.. well.. tentu pada bertanya.. Apa yang berbeda dibanding versi 1.0.x ? menurut mozilla.com, mereka mengklaim: - A Better Web Experience - Faster Browsing - Automatic Updates - Tabbed Browsing - Improved Pop-up Blocking - Integrated Search - Stronger Security - Clear Private Data - Live Bookmarks - Accessibility - Customize Firefox - Next Generation Web Support aku ga akan bahas teknisnya, karena akan membingungkan.. lagian secara teknisnya ada di siniKomentar Aku: pertama aku gak begitu yakin dengan kompatibilitas firefox 1.5 dibanding firefox 1.0.7 yang terakhir aku pakai, makanya untuk test run aku install firefox 1.5 final di notebook aku. Toh notebook aku emang udah pakai Firefox 1.5 sejak beta 1 sampai beta 2, tentu dengan banyak kekurangan disana sini seperti tidak kompatibilitas nya dengan extensions dan themes yang aku pakai. Begitu aku install Firefox 1.5 Final di laptop, dan updates extensions + themes, ternyata hampir semuanya ada updated version.. berarti kompatibilitasnya sangat baik. hanya beberapa themes yang unik seperti Azerty II, Silver Skin dan iFox yang blum ada update sehingga tidak bisa dipakai di 1.5  selain kompatibilitas, ternyata "faster browsing" yang mereka klaim ada benarnya.. ada peningkatan kecepatan load page yang signifikan. *entah emang internetnya juga lagi cepet yah? hehe* ^_^ lalu fitur yang menyenangkan, drag n drop tabbed browsing seperti yang dijanjikan sejak versi beta nya. kita bisa mengurutkan tab yang ada di firefox sesuai keinginan kita. idenya ga baru, Opera sudah lebih dulu menggunakan fitur ini. itu dulu review yang bisa aku buat.. tambahannya nanti menyusul.. buat yang ingin mencoba, silahkan download firefox 1.5 di sini NOT RECOMMENDED FOR MULTIPLIER FREAKS LIKE ME alasan : gak bisa quote box.. karena beda script antara FF 1.0.7 dengan 1.5 >_< 
hehe.. lagi keranjingan maen game Need For Speed : Most Wanted nih.. sampe seharian tadi nongkrong di depan komputer maen game ini (sambil chatting di laptop)
masih jauh dari tamat sih, aku baru ngalahin
Blacklist Rival #8: Jade Barrett 'Jewels'
jadi masih 7 orang sebelum Razor muncul..
sampai saat ini aku masih sayang banget sama Mazda RX-8 aku, jadi walau
dapet mobil yang lebih canggih, aku mending upgrade performance dan
modifikasi parts mobil yang ini..
berikut list modifikasi RX-8 aku sampai saat ini :
Parts
Body Kit no.4
Spoiler : Mystic
Rims : Ro_Ja (chrome)
Roof scoop : Jetstream
Visual
Unique Vinyl Black Edition 1
Windows Tint Dark Pearl Gold
Decals :
- Modification Magazines (Windshield), DC Sports (Rear Window)
- Door L/R : Comptech Sport (slot 1), Castrol Syntec (slot 2)
- Quarter : Extreme Motorsport
Custom Gauge Breakerstand
Performance
Engine : Pro
- Greddy - Lightweight Rotors
- Venom - Racing Throttle Body
- Skunk2Racing - Racing Crankshaft
Transmittion : Super Pro
- AEM - Limited Slip Differential
- Jackson Racing - Twin Disc Clutch
Suspension : Super Pro
- H&R - Large Diameter Sway Bars
- KONI Suspension - Racing Shocks
Nitrous : Super Pro -- Nitrous Express (NX) - Wet Shot of Nitrous
Tire : Super Pro -- TOYO - High Performance Tires
Brake : Super Pro
- AEM - Slotted & Drilled Rotors
- HPRacing - Titanium Brake Kit
Turbo : Super Pro
- Jackson Racing - Stage 2 Turbo
- Turbonetics - Upgraded Turbo Manifold
- Greddy - Blow off Valve
Blum sampai Ultimate karena emang belum ada 50% dari total gameplay.. nanti diupdate lagi deh parts dan modifikasinya.. hehe..
buat yang punya Mazda RX-8, coba aja dimodifikasi sesuai yang aku tulis.. keren loh.. hehe.. ^_^
 | Category: | Video Games | | Genre: | Action | | Console: | PC |
Minimum System Requirements
- 3D Hardware Accelerator Card Required - 100% DirectX(R) 9.0c compatible 64 MB Hardware Accelerator video card and the latest drivers - Microsoft(R) Windows(R) 2000/XP - Pentium(R) 4 1.4GHz or AMD Athlon(tm) XP 1700+ - 256 MB RAM (512 MB RAM recommended) - DirectX(R) 9.0c (included) - 100% DirectX(R) 9.0c compatible 16-bit sound card and latest drivers. - 100% Windows(R) 2000/XP compatible mouse, keyboard and latest drivers - 4 GB of uncompressed free hard disk space (plus 600MB for Windows(R) 2000/XP swap file) - 8x Speed CD-ROM or 2x Speed DVD-ROM drive.
Important Note: *Some 3D accelerator cards with the chipset listed here may not be compatible with the 3D acceleration features utilized by Call of Duty(R) 2. Please refer to your hardware manufacturer for 100% DirectX(R) 9.0c compatibility.
This product does not support Microsoft(R) Windows(R) 95/98/ME or NT.
Komentar aku: ini adalah Sekuel game Call of Duty sebelumnya.. Call of Duty yang pertama patut diberi acungan jempol karena berhasil mendapat rating 9.0 di gamespot dari 211 reviewer.
game ini sedikit lebih baik dibanding game Brothers in Arms: Earned in Blood.. grafisnya sangat baik, dan tidak memiliki kesulitan untuk dimainkan di GeForce6600GT aku dalam mode full.
suaranya mendukung EAX Advanced HD sehingga background music maupun sound effect nya sangat terasa seperti di tengah² medan perang dunia kedua..
penjelasan singkatnya sangat membantu dan ditambah sedikit dialog humor segar supaya tidak membosankan..
well.. masih banyak yang bisa diceritain tentang game ini.. reviewnya diupdate lagi nanti.. :) 
 | Category: | Video Games | | Genre: | Racing | | Console: | PC |
*diambil dari file readme game ini* : MINIMUM SYSTEM REQUIREMENTS =========================== Windows 2000 Professional, Windows XP Professional, or Windows XP Home operating system Intel Pentium 4 (or equivalent) CPU running at 1.4GHz or higher 32MB DirectX 9.0c compatible video card (Geforce2 MX or higher) using a supported chipset (see below) 256 MB RAM DirectX compatible sound card 3 GB of HD space 8X CD-ROM To play online a network card is required for broadband connectivity Komentar aku: simply.. this is the MOST WANTED !! jujurly.. aku ga begitu suka game racing, tapi untuk seri NFS.. wajib dimiliki.. awal instalasi sedikit ribet karena cracknya menggunakan DAEMON Tools dan Anti Blaxx. dan lagi entah kenapa ada minor bug di 6600GT aku.. kalau shadownya diaktifin langsung gamenya super lag.. padahal semua setting udah di aktifin penuh FSAA, 1280x1024, semua FULL gak ada masalah.. cuma di shadow doang.. dan temen aku yang pakai x800xl malah OK walau shadow nya juga penuh.. weird.. ya setidaknya gambarnya ok abis walau shadownya minim di komputer aku.. liat movie intronya.. wa... gila.. dibuat terpana nonton intronya.. gak biasa.. gambarnya full CG.. ceritanya ga seperti NFSU2.. kali ini jelas dan lengkap.. dengan grafik ok berat. dengan kejar²an polisi mengendarai supercar juga.. gak jauh, sejak awal career aku udah yakin bakal dikasih mobil super canggih dulu.. lengkap dengan NOS nya.. seperti di covernya, kita dikasih BMW M3 GTR. ni mobil asik abis.. stabil dan cepet.. handlingnya juga mantap.. cerita awalnya game ini model flashback.. mulai 6 hari yang lalu ketika datang ke kota.. 4 hari yang lalu mengumpulkan reputasi balap dalam kota.. sampai sekarang.. Ada fitur ok yang baru aku temuin.. speedbreaker.. semacam slow-motion untuk game ini, berguna untuk manuver walau sedikit mengganggu.. akhir dari cerita awal career ini adalah mobil kita entah kenapa tiba² berhenti di tengah jalan ketika melawan Razor. sabotase atau apalah? pada akhirnya kita dicemooh semua racer dan kita dipenjara. setelah keluar dari penjara, dijemput oleh Mia.. dan atas bantuannya, kita dikasih uang $40.000 untuk beli mobil baru (de ja vu banget yah buat yang pernah maen seri NFS) well.. aku baru sampai sini, dan ketika mau mengakhiri game ini dulu.. aku memilih mobil VW Golf.. soalnya keliatan paling mahal di kelas under $40.000 *hey, harga (biasanya) menentukan kualitas kan?* ^_^ segitu dulu yang aku bisa cerita.. review lengkapnya nanti diupdate lagi... btw, buat yang penasaran mobil apa aja yang ada di sini.. ini listnya : The official car list* Aston Martin DB9 View* Audi A4 3.2 FSI quattro * Audi TT 3.2 quattro * Audi A3 3.2 quattro * BMW M3 GTR View* Cadillac CTS * Chevrolet Corvette C6 * Chevrolet Corvette C6R View* Dodge Viper SRT-10 View* Fiat Punto View* Ford GT View* Ford Mustang GT View* General Motors Cadillac CTS * General Motors Cobalt SS View* Lamborghini Murcielago * Lamborghini Gallardo View* Lexus IS300 * Lotus Elise * Mazda RX-7 * Mazda RX8 View* Mercedes-Benz CLK 500 View* Mercedes-Benz SL500 * Mercedes-Benz SL65 AMG * Mercedes-Benz SLR McLaren. View* Mitsubishi Lancer EVO VIII * 2006 Mitsubishi Eclipse GT * Pontiac GTO * Porsche 911 Carrera S * Porsche 911 GT2 * Porsche 911 Turbo S View* Porsche Cayman S View* Porsche Carrera GT View* Renault Clio V6 * Subaru Impreza WRX STi View* Toyota Supra View* Vauxhall Monaro VXR * Volkswagen Golf V 
 dapet informasi dari bhinneka.com :
AMD Lampaui Penjualan Intel
10 Nov 2005 4:33:28 PM Pembuat
chip terbesar kedua Advanced Micro Devices menjejeri Intel dalam
memenuhi kebutuhan prosesor pasar PC ritel di US, Oktober. Hal ini
dikemukakan perusahaan riset Current Analysis.
Intel merajai keseluruhan suplai
chip untuk semua PC konsumer di US, sebagian berkat kesepakatan
ekslusif dengan sang ahli penjualan langsung, Dell. Bagaimanapun
prestasi Oktober AMD menggambarkan kemajuan yang berhasil dicapainya
dalam menyingkirkan dominasi Intel.
Current Analysis yang berkantor
pusat si Washington D.C itu mengumpulkan data dengan survey ke peritel
elektonik konsumer besar di US. Di Oktober, prosesor AMD menguasai 49,8
persen dalam PC terjual, dibanding 48,5 persen untuk Intel.
AMD sempat menyikat penjualan
desktop Intel di September. Kemajuan dalam penjualan notebook pada
Oktober akhirnya membawa kemenangan melawan Intel bulan tersebut,
begitu menurut Current Analysis.
“AMD berhasil melakukan yang tak
terpikirkan dengan melampaui Intel di Oktober. Jika mampu
mempertahankan hal ini di musim liburan, bakal lahir kemenangan kolosal
untuk sang produsen,” ujar Matt Sargent, Direktur Riset Current
Analysis dalam catatan yang disertakan pada laporan itu.
Saat
AMD memperoleh kemajuan dalam meraih pasar, Intel masih menikmati
pendapatan di atas angin, berkat penjualan rata-rata yang cukup tinggi
PC berbasis prosesor Intel. Pendapatan Intel dalam PC ritel di Oktober
menembus 57,6 persen dibanding AMD yang 40,1 persen, menurut riset AMD.
asli sempet kaget pas baca ini.. ternyata akhirnya brand
image intel pun tersingkirkan dari dunia processor. Bahkan sampai Dell,
yang dari dulu secara ekslusif menggunakan processor Intel, sekarang
menjual chip AMD sebagai "desktop accessories".. liat aja di situs penjualan nya Dell. Beritanya ada di x-bits labs. Informasi x-bits lengkap ada di sini.
Buat para newbie di dunia IT, selama ini Intel dianggep processor
terbaik, paling stabil dan ga panas.. o yea? sekarang processor intel
Prescott jauh lebih panas dari AMD Athlon64 tuh.. dan secara harga,
masih lebih masuk akal AMD. Performa? ga usah diomongin.. ngapain juga
Alienware menggunakan platform socket939 (AMD 64) untuk sistem pc game
tercanggih mereka.. ga percaya? cek aja sendiri..
Dan sekarang.. hampir 90% temen aku yang pake komputer menggunakan AMD sebagai processornya..
*dari tadi aku jelek2in intel mulu ya?* hihi.. yah sebenernya intel
masih OK lah.. untuk video editing.. encode video nya cepet berkat
fitur HyperThreading nya.. cuma secara performance/price.. sangat buruk
!
sejak AMD mengeluarkan seri AthlonXP Palomino core (dengan
PR/Performance Rating) yang pakai code + untuk clock setara P4, aku
udah yakin banget brand image Intel bakal rusak.. karena sejak pakai
AMD AthlonXP 1600+ dengan clock yang lebih rendah (1400Mhz), tapi bisa
setara dengan P4 1600MHz..
apalagi yang sekarang.. dengan clock 1800MHz, AMD Athlon64 socket754
aku (core clawhammer) menyandang PR 2800+. Artinya bisa setara dengan
P4 2800MHz.. nah lho?
Intel berusaha menggeber kecepatan clocknya, sedang AMD melakukan banyak hal dalam tiap clock..
huehehe.. jadi curhat panjang soal AMD.. padahal niatnya cuma ngasih tau doang.. ^_^
Intel masih mungkin kembali merebut tahta.. tapi untuk sekarang.. gunakan AMD.. ;)
NB : aku ga dibayar AMD buat promosi loh yaaaaa... ^_^

 taken from here
Join CHIP Asia Folding@Home Community!
Do your bit for humanity by helping to find the cures for diseases like
Alzheimer's, Mad Cow (BSE), CJD, ALS, Huntington's, and Parkinson's. Stanford University has developed a distributed computing program called Folding@Home,
which uses a small amount of processing power from your computer (and
of many others around the world) to perform medical research. The
Folding@Home project has already made substantial progress, thanks to
the help of tens of thousands of computers and users worldwide. Who
knows, maybe one day your computer will help save your life...
Setup is simple - all you need is a computer and an Internet Connection. Simply download and run the Folding@Home Program from Stanford's Website.
When you run the program for the first time, it will ask you for a team
number. Please be sure to join CHIP ASIA Folding@Home Team by entering
Team Number 38608.
As for your username, it's best that you use your current username from
our Forum, so that it will be easier to identify you during events or
contests in the future.
Another important thing is the
country code. Since our team is a project representing CHIP ASIA, in
order to determine which country you're from, pls include ".ID" after your user name. For example a user from CHIP Indonesia's Folding@Home Team will use for example "username.ID" to indicate that he/she is from Indonesia. Likewise Malaysia will use "username.MY", Singapore will use "username.SG", India will use "username.IN" etc...
Note: We strongly recommend that you use the same user name as your
forum's user name to make it easier for everybody to acknowledge your
contribution. This is also usefull when there's a contest.
For more detailed information about the project, please see the official Folding@Home Website.
Welcome to the CHIP Asia Folding@Home Community!
yup..
itu yang aku dapet informasi dari forum CHIP. buat yang kurang paham or
bahasa inggrisnya rada duduls kayak aku.. ini ada sedikit penjelasan
Folding sebenarnya idenya sederhana, yaitu melipat, yg diadopsi dari konsep protein.
Protein sampai saat ini masih merupakan misteri.
Protein adalah dasar bagaimana penyakit bisa menyerang manusia, spt kanker, alheimzer dll.
Di Univ Stanford, California, para ahli protein ini mensimulasikan
bagimana protein fold dan mis-fold, simulasi ini butuh resource
komputer yg sangat besar.
Komputer melakukan perhitungan dengan membagi2 proses simulasi itu
dalam bentuk Work Unit (WU), dan didistribusikan via internet.
Komputer kita menerima WU2 tersebut memproses dan mengembalikan hasil/result ke server Stanford.
Hasil Upload WU diolah oleh para ahli kemudian muncullah Jurnal Ilmiah
tentang Protein Manusia demi mempercepat penemuan alasan suatu penyakit
muncul.
Baru join
Sebenarnya aku sendiri baru ikutan Folding @ Home sekitar 2 mingguan.. dan id aku ( thegamerz.ID)
baru menyelesaikan 14 work unit sampai hari ini (9 November 2005)
dengan skor 1038 dan posisi #86 (dari total 128 peserta F@H CHIP ASIA)
dalam team 38608.
yah buat kalian yang komputernya ga pernah mati, atau di kantor yang
komputernya bisa dipake untuk install software kecil ini.. sebaiknya
resource komputer yang ada dipakai untuk distributed computing..
sebenernya ga cuma F@H tapi ada juga DC lain yang bertujuan serupa..
ini certificate waktu menyelesaikan 1000 points :


    | Quake 4 | Oct 31, '05 10:46 PM for everyone |
 | Category: | Video Games | | Genre: | Action | | Console: | PC |
Minimum System Requirements:
- English version of Microsoft Windows 2000/XP - Pentium(r) 4 2.0 GHz or Athlon(tm) XP 2000+ processor - 512MB RAM - 4x Speed DVD-ROM drive and latest drivers - 2.8GB of uncompressed free hard disk space (plus 400MB for Windows swap file) - 100% DirectX 9.0c compatible 16-bit sound card and latest drivers - 100% Windows 2000/XP compatible mouse, keyboard and latest drivers - DirectX 9.0c (included) - 3D hardware Accelerator Card Required - 100% DirectX(r) 9.0c compatible 64MB Hardware Accelerated video card and the latest drivers. - ATI(r) Radeon(r) 9700 series - ATI Radeon 9800 series - ATI Radeon X300 series - ATI Radeon X550 series - ATI Radeon X600 series - ATI Radeon X700 series - ATI Radeon X800 series - ATI Radeon X850 series - Nvidia(r) GeForce(TM) 3/Ti series - Nvidia GeForce 4/Ti series - Nvidia GeForce FX series - Nvidia GeForce 6 series - Nvidia GeForce 7 series
Komentar ku: HEH? kelihatan minimumnya remeh yah? yea.. cuma tinggal siapin processor 2000+, 512MB RAM dan 3D Hardware yang mendukung DirectX 9.0c "64MB"..
berarti dari dulu waktu aku pakai Athlon Thorougbred 2400+, 1024MB RAM dan Radeon950 128MB udah lebih dari minimum dong?
tapi entah kenapa pakai spek yang sekarang (AMD Athlon64 2800+, 1GB RAM dan GeForce6600GT) aku coba di full semua, walah.. ga bisa deh bo.. mending kalo putus², ini slideshow !!
akhirnya aku turunin detail dan sebagainya ke medium baru bisa enak dan aku set beberapa jadi hasilnya custom.
yah sama seperti Serious Sam 2 maupun F.E.A.R, game ini pun masih dalam tahap awal.. soalnya ketiga game ini aku maenin dalam waktu yang bersamaan sehingga belum ada satu diantara 3 game ini yang tamat duluan.
grafis yang mirip dengan DOOM3 (iyalah, engine nya sama gitu), menggunakan engine ID software dan Raven membuat game ini salah satu game terbaik dan paling realistis untuk saat ini.
cuma... kok susah yah? hehe.. emang aku pakai tingkat kesulitan tertinggi sih, tapi rada aneh aja punya squad tapi pas aku diserang musuh mereka ga bantuin.. dodol banget AI temen kita.. mending ga usah ada aja kalo emang ceritanya kita mesti melawan musuh satu planet sendirian.. >.<
nanti aku review lagi.. 
| |