Eriq's posts with tag: ponsel
    | N81 | Jun 11, '08 2:09 AM for everyone |
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | Nokia |
Ponsel ini berpindah tangan ke aku karena yang punya merasa ga butuh dengan hp secanggih ini. Huhuhu.. Maaf ya bu.. Well.. Here's the Review REVIEW Nokia N81*referensi tech spec nya aku ambil dari siniLebih lengkap nya bisa klik langsung di link tadi, aku mereview dari sisi pengguna aja. Nokia N81 end user review: menggunakan firmware
V 11.0.045 29-11-07 RM-223 Nokia N81 (15.01) Sedikit Tech Specnya Nokia N81- TFT 16M (240x320 pixels), 2.4 inches
- 12MB user memory, 94MB SDRAM, ARM 11 369MHz CPU
- microSD (Transflash) card slot, 2GB card included
- GPRS Class 10, 3G UMTS, Wi-Fi 802.11b/g with UPnP
- Bluetooth v2.0 with A2DP, microUSB port
- Dual stereo speaker
- SymbianOS v9.2, S60 rel. 3.1, Java MIDP
- 2MP camera (1600x1200); flash. video(QVGA). Secondary CIF videocall camera
- FM stereo radio, Push to Talk (PTT), MP3/AAC/MPEG4 Player, voice memo, T9, calculator, 3.5mm audio output jack
Kelebihan N81:- Layar 16M (16 juta warna) dengan ukuran layar 2.4 inchi. Dengan adanya pilihan font size, cukup besar untuk dibaca orang dengan gangguan penglihatan jarak dekat
- Speaker Stereo, suara nya lumayan nyaring dan tidak cempreng
- Memory internal lumayan, plus dukungan microSD slot dengan card microSD bawaan Nokia 2GB. Versi 8GB nya tidak memiliki microSD slot - hanya internal.
- Aksesnya lumayan cepat. Walau seperti model Nokia seri N kebanyakan yang agak lelet di modus galeri images&video nya, kali ini sedikit terbantu dengan processor ARM11 nya.
- Adanya Wi-Fi. Ini cukup bermanfaat untuk browsing web atau akses internet hotspot. Aku pakai ini dirumah untuk browsing internet saat di kamar mandi sambil video streaming youtube. Lumayan baik walau browser defaultnya tidak bisa tabbed browsing.
- Fasilitas text to speech.. emang ga ada bahasa indonesia (by default), tapi walaupun sudah didownload untuk bahasa indonesia.. tetep aja ga begitu berguna, kita kan klo sms suka pendek² banget... susah buat dicerna kecuali dilihat.. mabok aja deh tuh yang bacain sms.. :p
- Say callers name.. jadi diantara ringtone muncul suara orang yang manggil nama penelepon.. ga gitu guna juga sama kayak text to speech..
- 3.5mm earphone jack. Cukup baik untuk para audiophile yang ga puas dengan earphone bawaan dan ingin menggunakan headphone langsung ke ponsel.
- Kualitas audio lewat 3.5mm jack nya mantap.
- Built in Nokia Maps.
- N-GAGE based games. Idenya bagus juga bikin game dalam mode landscape. Lumayan seru.
Kekurangan N81:- Absennya Infrared
- Belum mendukung HSDPA
- Ukuran agak besar dan agak berat. Tapi mengingat fiturnya lumayan, yah masih bisa diterima
- Kamera belum autofocus. Namun hasil kameranya cukup baik, dengan mode auto atau night mode
- Menggunakan kabel data microUSB. Penggantian standar kabel ini agak sedikit menyulitkan untuk pengguna yang kebanyakan masih menggunakan kabel miniUSB.
- By default, blum ada office applications. hal ini sedikit merepotkan karena harus mendownload dulu program quickoffice.
- Aplikasi nya banyak yang tidak bisa diinstall karena masalah certificate. Masih harus diselidiki lagi.
Penggunaannya tidak banyak menemui masalah kecuali tombol depan music player (dalam keadaan keypad di dalam) kurang nyaman untuk diakses. Begitupun tombol hijau dan merah yang biasa digunakan untuk calling dan hangup. Ponsel ini berhasil sync data bluetooth dengan PC Suite yang ada di laptop. Semua data tersalin lengkap. Overall semuanya baik, hanya saja sayang N81 ini camera nya tidak autofocus seperti n73. kalau iya, almost perfect untuk daily usage. 
    | 5700 | Dec 8, '07 4:37 AM for everyone |
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | Nokia |
A kibat kemalingan waktu itu, aku pun menjadi ribet ketika dinas ke surabaya.. Karena semua nomor kontak aku ada di ponsel yang hilang itu.. Untungnya aku selalu mensync data contacts ke komputer, jadi kalau kehilangan pun.. masih ada backup walau mungkin backupnya tidak paling update.. setidaknya 80% nomor kontak saved. Karena pentingnya sebuah ponsel saat ini, aku pun memikirkan untuk membeli sebuah ponsel baru.. Kriteria yang aku buat tentu standar.. - User-friendly, simpel dan mudah digunakan
- Memiliki unlimited contacts dan bisa di sync ke komputer (microsoft outlook)
- SMS memory unlimited
- Memory besar dan menggunakan card slot
- 3G aktif untuk videocall
- Bluetooth untuk transfer files
- Responsif
- Harga masih termasuk valuable
So.. yang tadinya aku memilih 6120c, karena pertimbangan trauma.. akupun memilih produk yang kurang lebih sama lengkapnya dengan sebelumnya.. REVIEW Nokia 5700*referensi tech spec nya aku ambil dari siniLebih lengkap nya bisa klik langsung di link tadi, aku mereview dari sisi pengguna aja. Nokia 5700 end user review: menggunakan firmware
V 03.83.1 22-06-07 RM-230 Nokia 5700 (14.01) Sedikit Tech Specnya Nokia 5700- TFT 16M (240x320 pixels), 2.2 inches
- 35MB user memory, 64MB SDRAM, 128MB ROM, ARM 11, 369MHz CPU
- microSD (Transflash) card slot, 512MB card included
- Infrared, Bluetooth v2.0 with A2DP, miniUSB port
- Dual stereo speaker
- SymbianOS v9.2, S60 rel. 3.1, Java MIDP
- 2MP camera (1600x1200); flash. video(QVGA)
- FM stereo radio, Push to Talk (PTT), MP3/AAC/MPEG4 Player, voice memo, T9, calculator
Kelebihan N5700:- Layar 16M (16 juta warna) dengan ukuran layar 2.2 inci.. warna cerah dan layar cukup besar
- Speaker Stereo, suara nya lumayan nyaring dan tidak cempreng
- Kamera nya twist, jadi bisa motret pemandangan maupun diri sendiri dengan lebih nyaman
- Memory internal lumayan, plus dukungan microSD slot dengan card microSD bawaan Nokia 512MB. Lumayan cukup walau sedikit kurang untuk menyimpan video² mp4.
- Cepat dan responsif. Berpindah menu dan menjalankan aplikasi tidak lelet seperti dulu.. Mungkin berkat dukungan 369MHz CPU ARM11 yang cukup membantu mempercepat akses
- Menggunakan miniUSB. Mudah untuk mencari kabel datanya. Tinggal cari kabel kamera digital, card reader dan sebangsanya.
- Masih ada infrared. Sedikit berguna untuk menjembatani ponsel lawas dengan yang baru
- Bisa text to speech.. emang ga ada bahasa indonesia (by default), tapi walaupun sudah didownload untuk bahasa indonesia.. tetep aja ga begitu berguna, kita kan klo sms suka pendek² banget... susah buat dicerna kecuali dilihat.. mabok aja deh tuh yang bacain sms.. :p
- Bisa say callers name.. jadi diantara ringtone muncul suara orang yang manggil nama penelepon.. ga gitu guna juga sama kayak text to speech..
- Pegangan karet sehingga enak digenggam dan tidak licin
- Memiliki light sensor, seperti ponsel lama ku (n73) sehingga keypadnya tidak harus nyala terus kalau cahaya nya cukup.. Efeknya tentu berimbas pada daya tahan baterai nya.
Kekurangan N5700:- Belum mendukung 3.5G
- Ukuran agak besar dan agak berat. Tapi mengingat fiturnya lumayan, yah masih bisa diterima
- Kamera belum autofocus. Namun hasil kameranya cukup baik, dengan mode auto atau night mode
- Kamera model twist dengan posisi samping pun tetap ada kekurangannya. Ketika melakukan videocall, mata kita mungkin tidak seperti menatap lawan bicara melainkan ke layar.. sehingga sedikit menyusahkan, apalagi kalau ingin foto narsis berdua tapi salah lihat (bukannya ke lensa malah ke layar)
- absennya tombol pinsil... tombol yang biasanya hadir ini sekarang digantikan oleh tombol #. kurang begitu bermanfaat bagi yang terbiasa menggunakan SymbianOS 60 dari jaman dulu.. Tapi sedikit membantu untuk marking beberapa item
- tutup samping yang menyebalkan. Nokia 5700 ini sepintas hanya memiliki satu lubang di bagian bawah yang gunanya untuk earphone. tapi ternyata di samping kanan ada semacam laci karet yang isinya lubang charger, slot microSD dan port miniUSB. Nah masalahnya untuk yang sering ngecharge kan berarti harus lebih sering buka laci aneh ini.. Untuk yang belum terbiasa mungkin justru bisa kurang rapat menutupnya.
- By default, blum ada office applications. hal ini sedikit merepotkan karena harus mendownload dulu program quickoffice.
Segitu dulu yang bisa aku review sampai saat ini. Kalau ada tambahan nanti aku edit.. 
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | Samsung |
S amsung.. Mendengar nama ini aku selalu kepikiran dengan merek mesin cuci.. Bukan maksud menjelekkan nama Samsung lho ya.. Tapi mungkin karena dirumah aku menggunakan mesin cuci dengan merek ini.. :p Honestly aku percaya merek Samsung. Cuma mungkin lebih percaya kalau saja produk itu adalah Display (LCD Monitor/TV) daripada perangkat lainnya.. Apalagi kasus Optical Drive Samsung sangat tidak reliable dibanding lainnya. (punya banyak pengalaman buruk dengan optical drive samsung). Eniwei.. Aku tertarik dengan Model Samsung 2on ini, karena kebetulan ada yang jual dengan harga miring.. :p Lagipula worthed to try.. Apalagi ponsel dengan seri SCH-W579 ini susah bener nyari reviewnya di internet. Entah karena market nya hanya untuk Indonesia, atau karena reviewnya ditulis dalam bahasa korea sehingga tidak bisa dibaca.. huhu.. Dan beberapa hasil search tentang review ponsel ini pun, justru dibuat reviewnya oleh orang yang gak punya ponselnya.. alias minjem.. Sebenarnya ga ada yang salah dengan minjem dan nulis review, tapi sayangnya yang aku lihat.. kebanyakan yang nulis review itu kurang aware dengan produk yang dia pegang.. so, justru ada beberapa kesalahan. Misalnya review yang dibuat oleh amir karimuddin, menyebutkan bahwa ponsel w579 itu tidak memiliki radio. Padahal sebenarnya ada. So, siapa tahu dengan aku nulis review ini, sedikit membantu buat yang nyari2 di search engine tentang review ponsel samsung ini.. REVIEW Samsung SCH-W579 2onSedikit Tech Specnya Samsung SCH-W579 (2on)- Network: CDMA 800/1900MHz, GSM 900/1800/1900MHz
- Ukuran Fisik 94.5 x 54 x 21.4mm, berat 133,6gr
- Ukuran display utama 2.6" dengan resolusi 240x320 dan warna 262k TFT. Eksternal 1.08" 96x80 dengan 65k TFT
- 2 Megapixel camera with Flash
- MPEG4 video recording in QCIF, 15fps
- MP3 (multi-tasking) / dual speaker
- Bluetooth 1.1 (HFP dan HSP) / USB 1.2
- Offline Mode/ 72 polyphonic ringtone
- 20MB internal memory with microSD slot
- Namecard scanner
- Radio
Berhubung waktu terbatas (nyambi kerja nih, maap ya pak dan ibu boss)... :p langsung ke point nya... Kelebihan SCH-W579:- Layar display besar dengan warna cukup cerah (2.6", sayang resolusinya QVGA sehingga kurang maksimal)
- Fitur touchscreen.. ada Sketch Note. Lumayan buat ngegambar (sayang ga dikasih stylus dari paketnya)
- Sinyal GSM dan CDMA bagus.. Compare ponsel lain, sinyalnya boleh diadu..
- Internal memory cukup besar.. Bisa diupgrade dengan microSD
- Kamera 2MP with Flash. Cukup bagus walau sayang focal lengthnya kurang wide.. Kurang enak buat foto narsis rame2 (maksudnya yang ngambil foto yang neken tombolnya).
- Namecard scanner. Bisa untuk motret namecard dan dimasukkan ke dalam contacts. Cuma hasilnya kurang memuaskan
- Ada Call Reject List. Lumayan untuk masukin hingga 10 nomor panggilan yang menyebalkan.
- Speed dial hingga 99 nomor. Weits.. canggih ga tuh.. (asal bisa hapal aja si anu nomor berapa ya..?) biasanya sih susah ngapalin 99 nomor.. kecuali anda seorang dosen yang memiliki mahasiswa sebanyak 60 per kelas. mungkin cukup berguna untuk memasukkan speed dial sesuai nomor absen mahasiswa.. :p
- Fitur Photo Studio. Bisa ngedit2 gambar sepuasnya. Tapi tanpa stylus.. Hmm...
Kekurangan SCH-W579:- Pertama.. HARGA MAHAL.. Buat yang mikir harga berbanding performance, ini sangat tidak valuable.. Mau tahu kenapa review ini kurang bagus menurut aku? silahkan baca point berikut
- Basically, Ga bisa GPRS. Udah obrak abrik cari settingan GPRS ga ada. Hare gene ga bisa GPRS? whew..
- GPRS ga bisa, tentunya MMS juga. Aneh banget. Buat apa ada kamera kalau ga bisa ngirim MMS?
- GPRS dan MMS aja ga bisa, apalagi 3G ya..? Padahal dari harga dan spesifikasi kamera nya, harusnya dah bisa dong dipake untuk videocall.
- Bluetooth nya cuma bisa dipake buat conge-congean alias BT Headset dengan dukungan A2DP. Tidak bisa untuk transfer file antar ponsel atau device bluetooth lain.
- Ga ada speakerphone. Walau kualitas suara earphone lumayan, tapi seringkali aku butuh fitur speakerphone untuk ngobrol rame2.. Jelas ponsel ini tidak recommended.
- Kameranya model putar, dan tidak auto-pivot. Kalau diputar, maka gambarnya juga jadi terbalik upside-down.
- Lebih konyol dari kameranya, ponsel ini kalau mengambil gambar dari sisi luar, walau sudah dibenerin upside down nya.. ternyata hasilnya mirror.. lagi iseng motret baju yang ada tulisan "ITA", hasilnya di foto jadi "ATI".. haiyah..
- PCLink 3.0 yang disertakan dari CD bawaannya tidak bisa berfungsi. Oh salah, mungkin berfungsi.. Kalau saja kamu tahu port COM berapa yang dipakai oleh kabel USB nya samsung. Aku cukup males untuk ngecek port COM nya. Karena dari 1-6 sudah gagal terus. Gila apa mesti ngecek COM berapa yang dipake kabel USB nya bawaan samsung.. males banget lah.
- Tidak bisa sync dengan Outlook. Kalaupun PCLink 3.0 nya jalan, tetep aja ga bisa sync dengan Outlook. Karena PCLink cuma ada import/export contacts yang artinya cuma bisa mengimport hasil .vcf dari outlook dan export ke outlook. Untuk pertama sih oke lah, tapi seandainya ada perubahan atau penambahan kontak di outlook maupun ponsel gimana? ga bisa disync dong? mesti direplace semua? ajegile...
- Gede banget. Gosh, it's so bulky. Mending deh kalo fiturnya lengkap.. Lha coba baca lagi deh kekurangan ni ponsel..
- Respon touchscreen agak lelet. lebih cepet teken tombol. Lah terus gunanya touch screen?
- Ringtone cuma bisa dari memory internal. Jadi kalau mau ringtone, copy dulu dari memory card ke internal
- Ga bisa muter MP4 movie. Entah kenapa.
- Alarm 3 Set. Mungkin ini kelebihan ya? Tapi kok nanggung amat cuma 3..
- Stylus nya ga dikasih. Ada sih dijual. Tapi kalau ga bisa diselipin di ponselnya.. Mo ditaro mana? Bisa ilang lagi ntar..
- Memory card ga dikasih. Heh.. Udah ada slot nya tapi card nya suruh beli sendiri.. ckckck..
Ponsel samsung ini banyakan kurangnya daripada kelebihannya? Oh.. Iya.. Itu menurut aku sih, jadi dilarang protes.. :p Mungkin ponsel ini lebih ditujukan ke orang yang cuma seneng telepon dan sms. Kelebihan ponsel ini cuma di bagian 2-on nya.. Sisanya, simply nothing! Buat apa ada kamera tapi ga bisa kirim MMS? Buat apa ada bluetooth tapi ga bisa transfer files? Buat apa memory gede kalo toh ga bisa di share? Buat apa layar besar touchscreen kalau ga bisa muter video MP4 yang umum? Apalagi mengingat harga barunya, mending beli 1 ponsel GSM dan 1 ponsel CDMA. Dijamin dapet 2 ponsel yang kaya fitur deh.. bisa lebih kecil dan lebih tipis 2 ponsel dibanding nenteng yang satu ini.. Dah bisa videocall lagi..! Kalau saja harganya 1,5-2jt, mungkin masih jadi pertimbangan deh.. Tapi mengingat harga barunya masih 2x lipat dari harga yang aku tawarkan.. Jelas ponsel ini sangat tidak recommended untuk dibeli.. Ponsel ini adalah ponsel pertama aku yang paling cepat berpindah tangan. Baru sehari beli udah jual lagi.. huhuhu.. Seperti komiknya dokter tito.. ponsel ini emang jelek.. :D 
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | Nokia |
S etelah setahun lebih bersama N73 sebagai ponsel utama, kali ini aku "turun derajat".. Actually N73 itu masih oke banget sebagai ponsel utama.. Even banyak banget pengalaman kurang enak dengan ponsel yang responnya lelet ini.. Saking banyaknya keluhan pengguna N73, sampai ada beberapa orang yang beranggapan bahwa N73 ini adalah produk gagal nokia.. Well, tidak sepenuhnya benar.. Karena setelah diupgrade firmware nya, N73 ku bisa berjalan normal dan responsif kok.. So, kalau ada yang tanya alasan kenapa aku mengganti Ponsel utama ku ke Nokia 6120 classic ini.. Beberapa alasan diantaranya: - Nokia N73 mulai bermasalah dalam PC Sync, ketika mensync lebih dari 800 contacts.. dia mulai suka error di tengah sync.. Lalu.. Apa aku harus nyari satu per satu kontak mana yang nomornya berubah, dan kontak mana yang belum masuk dalam daftar contacts di microsoft outlook? kalo cuma 100 orang sih mungkin blum jadi masalah.. Ini kan 800 jek.. mo sampe kapan?
- Nokia N73 yang biasanya lelet (kalau menggunakan message memory dari kartu), akhirnya mulai responsif ketika aku format card dan menggantinya ke internal memory.. Namun setelah beberapa ratus (atau bahkan ribu?) sms/mms yang masuk dan keluar.. Mulailah lelet.. even sudah dihapus message nya.. pernah baca tentang ini di beberapa forum, tapi lupa sumbernya.. salah satu caranya adalah restore factory settings.. haiyah...
- Nokia N73 ukurannya mulai berasa gemuk, apalagi setelah dibandingkan dengan ponsel tipis yang satu lagi, ngerasa ga nyaman aja dengan fitur yang kurang kepakai.. Lagipula kalau sudah ada DSLR, jadi agak males gitu motret pake ponsel.. paling buat iseng² bolehlah.. ga usah sampe 3MP dengan autofocus.. yang paling penting adalah gampang dibawanya..
oke.. sekarang tentang REVIEW Nokia 6120 Classic*referensi tech spec nya aku ambil dari siniLebih lengkap nya bisa klik langsung di link tadi, aku mereview dari sisi pengguna aja. Nokia 6120 classic end user review: menggunakan firmware
V 03.70 25-05-07 RM-243 Nokia 6120c (B14.01) Sedikit Tech Specnya Nokia 6120c- TFT 16M (240x320 pixels), 2 inches
- Support 3.5G (HSDPA 3,6Mbps)
- 35MB user memory, 64MB SDRAM, 128MB ROM, ARM 11, 369MHz CPU
- microSD (Transflash) card slot, 256MB card included
- Bluetooth v2.0 with A2DP, miniUSB port
- SymbianOS v9.2, S60 rel. 3.1, Java MIDP
- 2MP camera (1600x1200); flash. video(QVGA), secondary QVGA videocall camera
- FM stereo radio, Push to Talk (PTT), MP3/AAC/MPEG4 Player, voice memo, T9, calculator
- Office applications (Excel, PDF, Powerpoint, Word, Zip)
Kelebihan N6120:- Layar 16M (16 juta warna), lebih baik dibanding N73 yang 256k (256ribu) warna
- Ukuran cukup ringkas untuk sebuah ponsel 3.5G dan fitur lumayan (105 x 46 x 15 mm)
- Memory internal lumayan, plus dukungan microSD slot dengan card microSD bawaan Nokia 256MB. Lumayan cukup walau sedikit kurang untuk menyimpan video² mp4.
- Cepat dan responsif. Berpindah menu dan menjalankan aplikasi tidak lelet seperti dulu.. Mungkin berkat dukungan 369MHz CPU ARM11 yang cukup membantu mempercepat akses
- Mendukung 3.5G (HSDPA) hingga 3,6Mbps. Fitur ini akan aku coba kalau dapet coverage 3.5G.. Saat ini aku mencoba menggunakan 3G (UMTS) dan GPRS nya cukup memuaskan. buka web juga tidak lelet.
- Menggunakan miniUSB. Yippe.. yang biasanya nokia punya standar sendiri untuk konektivitas kabel model colokan norak menyebalkan (istilah kerennya: Pop Port), kali ini menggunakan miniUSB. So, kalo kabelnya ketinggalan ya tinggal ambil aja kabel card reader, kamera digital, atau kabel miniUSB lainnya
- Speakernya kenceng dan tidak cempreng.. Akhirnya, walau minus stereo speaker (tidak seperti N73 yang katanya 3D Stereo) tapi kualitas tidak mengecewakan.
- Bisa text to speech.. emang ga ada bahasa indonesia (by default), tapi walaupun sudah didownload untuk bahasa indonesia.. tetep aja ga begitu berguna, kita kan klo sms suka pendek² banget... susah buat dicerna kecuali dilihat.. mabok aja deh tuh yang bacain sms.. :p
- Bisa say callers name.. jadi diantara ringtone muncul suara orang yang manggil nama penelepon.. ga gitu guna juga sama kayak text to speech..
Kekurangan N6120:- ukuran layar 2" dengan resolusi yang sama dengan N73 (240x320) terasa agak kecil, sehingga menyulitkan bagi yang bermata tidak normal
- absennya infrared. oke.. fitur ini kurang berarti, tapi sebenarnya cukup membantu kan untuk menjembatani pengguna ponsel lawas yang masih menggunakan infrared sebagai konektivitasnya?
- kamera belakang 2MP tanpa autofocus. penurunan banget disini compare to N73. Hasil fotonya kurang memuaskan jika menggunakan flash, karena flashnya sangat terang dan berpotensi menghancurkan gambar karena overexposure (untuk jarak dekat). aku lebih menyarankan menggunakan night mode daripada flashnya.
- kamera depan dengan resolusi CIF. Berbeda dengan N series yang menggunakan VGA (640x480), kali ini buat yang narsis berfoto berdua dengan melihat layar harus cukup puas dengan resolusi CIF (320x240). Untungnya hasilnya tidak mengecewakan plus night mode..
- buat maniak sms nokia, kali ini agak sedikit sulit untuk mengetik message dengan cepat karena yang biasanya tombol [*] langsung muncul daftar symbol, sekarang malah ada muncul menu. Namun ini minor, karena 8 simbol terakhir akan muncul paling atas ketika menekan tombol *.
- yang terbiasa dengan kenyamanan browsing contacts di N73 kali ini akan merasa sedikit kerepotan. Misalnya di N73 kita bisa memberikan nama seenak udel (misal: Abee Originalshit Multiply) dimana Abee Originalshit adalah Firstname dan Lastname nya Multiply, lalu kita tinggal memilih mau menelpon dengan mengetik Abee atau Originalshit atau Multiply.. Kali ini kita hanya bisa menelepon Abee dengan Nama Abee atau Multiply (First Name dan Last Name only), tidak seperti N73 yang bahkan bisa mengenali initial.. di N73 kita bisa menelpon Abee dengan mengetik AO (initial dari Abee Originalshit). Kenapa sampelnya Abee? karena dia paling atas di phonebook, makanya sering banget ga sengaja nelepon dia.. maaf ya bee'.. :p
- ada yang aneh di nokia symbian ini? yak.. absennya tombol pinsil... tombol yang biasanya hadir ini sekarang digantikan oleh tombol #. kurang begitu bermanfaat bagi yang terbiasa menggunakan SymbianOS 60 dari jaman dulu..
Segitu dulu yang bisa aku review sampai saat ini. Kalau ada tambahan nanti aku edit.. 
   | 2630 | Sep 16, '07 4:09 AM for everyone |
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | Nokia |
Lagi jalan-jalan ke Roxy, terus iseng lihat ponsel Nokia yang punya slogan "Ponsel tipis harga minimalis". Kayanya boleh juga ni ponsel.. Actually ponsel lama aku masih bagus. Cuma beberapa orang yang sering aku telepon komentar bahwa ada suara ga jernih apabila aku telepon mereka.. Alhasil aku berniat tuker tambah dengan ponsel tipis ini. referensi ponsel Nokia 2630 ada di sini. Sedikit tech specnya
Layar TFT 65k (128x160 pixels) Ringtone 24 polyphonic, MP3 Phonebook 1000 entries 11MB user memory GPRS Class 10, EDGE, Bluetooth, USB VGA Camera (640x480), video (128x96) Java MIDP 2.0, MP3 Player, Recorder, FM Radio Kelebihan 2630 Ukuran kecil. tinggi 105mm, lebar 45mm dan tebal 9,9mm Ringan, hanya 66 gramSudah memiliki bluetooth. Bisa untuk transfer² file walau memori terbatas (banget). VGA Camera. Cukup untuk sekedar menyalurkan narsis GPRS dan MMS. Lumayan untuk akses google.com saat ujian. atau ngirim foto via mms Radio FM. Sayang mesti dicolokin earphone. Speakerphone. Lumayan untuk ngobrol rame² Kekurangan 2630 Memory internal 11MB. Mau diisi apa yah cuma segini? :( Bisa MP3, tapi ga bisa buka WAV Respon Agak lambat Lepas batere means set ulang date/time. As usual.. Voice Recorder 1 menit. Interface message nya agak aneh Keypad kurang enak buat dipake ngetik sms
Pertama kali ngeliat, ni ponsel kok box nya kecil banget.. Jadi ga ada bangga nya gitu beli ponsel. Dicoba, ternyata not bad juga. Suara nya oke.. Baik dari sisi penelpon ataupun yang ditelepon. Sedikit agak masalah pas sms.. Interface nya aneh. Karena menu messagenya nyatu, baik mau kirim sms ataupun mms.. Jadi membingungkan dengan menu yang kurang penting. Space view untuk sms nya jadi agak terbatas. Belum lagi keypad nya agak nyebelin.. Bikin pegel kalo ngirim sms. Tapi untuk ukuran ponsel tipis plus kamera dan bluetooth ini, harga 1,25 sudah lumayan. Bluetooth nya cukup membantu untuk transfer file, walau terbatas banget spacenya. Mungkin segitu dulu yang bisa aku tulis. More updates.. 
  | iphone | Jan 31, '07 11:06 PM for everyone |
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | apple |
Humm.. ini bukan review kali ya, soalnya aku sendiri belum pernah megang barang ini.. (masih coming soon ya?) :D Well.. berhubung aku disuruh ngomentarin barang ini oleh beberapa orang (haiyah, siapa aku coba? huhu).. Aku coba ngasih komentar juga deh tentang ponsel pertama keluaran apple ini.. Sebenarnya aku ga asing denger kata iphone, karena namanya sama dengan forum yang aku kunjungi kalau butuh aplikasi dan semua jenis informasi tentang ponsel. namanya Forum iPhone. dulu iphone-forum.org, namun sekarang alamatnya jadi http://www.ipmart-forum.com First, tentunya sedikit tech spec. Jaringan : GSM 850 / GSM 900 / GSM 1800 / GSM 1900 Ukuran/Berat : 115 x 61 x 11.6 mm, 135gr Layar : Touchscreen, 16M color, 320x480 pixels, 3.5". Memiliki fitur multi-touch input, accelerator sensor untuk auto-rotate proximity sensor untuk auto turn-off Memori : 4GB/8GB shared memory Konektivitas : GPRS, EDGE, WLAN 802.11b/g, Bluetooth v2.0, USB 2.0 Fitur : Mac OS X v10.4.8, Safari Browser, 2MP Camera (1600x1200 pixels), video. Dengan aplikasi : Google Maps, Widgets support, iPod Audio/Video player, PIM, Photo browser/editor, voice memo, integrated handsfree. Okay.. menurut aku sih ponsel ini eye-catching. Layar warna 16M udah nyaris ga ada bedanya dengan monitor komputer CRT (32M dengan 16M beda nya nyaris ga kelihatan kok). secara fisik, baik ukuran maupun berat masih masuk akal dibanding PDA phone XDA IIs. berat 135gr tidak beda jauh dengan berat N73 yang 112gr layar sedikit lebih kecil (3.5"), namun resolusi lebih tinggi (320x480 / 153.600pixel). sayangnya, dengan 3.5" sekarang seharusnya apple bisa setidaknya hingga 230.400 pixel. dan tentang touch screen, aku juga blum tahu dimana letak stylus nya. kamera nya 2MP, tapi sepertinya masih blum autofocus dan tidak memiliki flash ponsel ini belum dukung 3G, jadi sangat disayangkan bahwa smartphone ini belum bisa dipakai untuk videocall atau fitur 3G lainnya soal baterai, mereka mengklaim ponsel ini sanggup dipakai 5 jam bicara atau 16 jam musik. Tapi menurut aku akan ada masalah dari baterai ini, pengalaman pakai ipod dalam beberapa jam juga bisa cepat habis dengan layar nyala. harga, katanya di kisaran $499(4GB) dan $599(8GB). Walaupun detikinet bilang kalau iPhone Diramalkan Potong Harga 50 %, tapi kita belum tahu nantinya. Overall, Inovasi untuk sebuah ponsel ini menurut aku mengecewakan. teknologi yang diusung hanya OS mac, sisanya nyaris ga ada perubahan. Di saat ponsel sedang pindah ke 3G.. apple malah blum mengimplentasikannya. Hanya tampilan yang ekslusif dan mindset ipod yang membuat ponsel ini terlihat lebih di mata user. Mungkin beberapa menganggap ponsel ini sangat bagus, tapi aku justru sebaliknya. tidak tersedianya slot card expansi, absennya infrared, dan kamera resolusi standar tanpa flash atau autofocus.. membuat ponsel ini hanya sedikit lebih baik daripada iPod. Aku jelas masih lebih memilih nenteng iPod 80Gb dan bawa ponsel lain daripada harus membeli ini (kecuali aku punya duit banyak demi gengsi kali ya.. hehe) :D PS : akan diupdate terus.. :) 
    | N73 | Oct 28, '06 3:04 PM for everyone |
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | Nokia |
H ampir semua temen aku tahu bahwa Ponsel Nokia N70 ku baru hilang tanggal 13 Oktober 2006 yang lalu. Pada saat akan ikut sahur on the road sehabis pulang rapat halbil MP. Alhamdulillah aku masih dapat rezeki untuk mengganti ponsel N70 tsb dengan N73 ini tepat seminggu kemudian, tanggal 20 Oktober 2006. Aku hunting barang ini di Roxy. Pengen garansi nokia, tapi berhubung beda harganya lumayan.. Dan aku tetap perlu spare uang extra untuk memory tambahan, jadi aku ambil garansi distributor atau bahasa kasarnya BM. Aku beli ponsel ini seharga 4.350.000. Menghindari pengalaman buruk dengan N70 yang casing belakangnya tergores, aku pasang crystal case untuk N73 ini. Daripada beli Screen Protector seharga 50rb, mending spend 25rb untuk clear case N73 ini. Karena nyaris full body, tinggal bagian keypad, tombol samping dan slide camera belakang yang terbuka. Sekarang bagian REVIEW N73*referensi tech spec nya aku ambil dari siniLebih lengkap nya bisa klik langsung di link tadi, aku mereview dari sisi pengguna aja. N73 end user review: menggunakan firmware
V 2.0628.0.0.1 10-07-2006 RM-133 Nokia N73 (12) Sedikit Tech Specnya N73Memory internal nya 42MB, didukung slot miniSD (128MB included) Kamera 3.2 Megapixel lensa carl zeiss tessar (2048x1536) autofocus dengan flash, video, dan kamera VGA di bagian depan untuk video call/foto. 3D Sound Stereo Speaker, 64 polyphonic GPRS class 10, WAP 2.0, 3G, Bluetooth, Infrared, USB 2.0 Symbian OS 9.1 series 60, Java MIDP, Push to Talk (PTT), FM Radio, MP3/AAC/MPEG4 player. Kelebihan N73: Ukuran masih masuk akal (110 x 49 x 19 mm; 116 gr) Memory internal cukup besar, didukung miniSD slot hot swap Kamera carl zeiss tessar 2.8/5.6 AF 3.2 Megapixel. Hasilnya lebih oke dari N80 berkat autofocus. (nama lensa cuma numpang keren doang) GPRS nya cepat. Sudah aku test dengan 2 operator (XL dan Telkomsel HALO) untuk browsing, MMS dan messaging dengan Yahoo! Go Bluetooth nya ga ada masalah untuk sync dengan BT dongle di PC, transfer file antar device bluetooth. Ada infrarednya. Jadi ga ada masalah untuk bertukar data dengan ponsel lama yang masih menggunakan infrared. Respon nya cukup cepat walau sudah dibebani data 750MB di miniSD 1GB merek MVM yang aku pasang. Radio FM nya clear, walau sama seperti yang lain. Tetap harus colok headset sebagai antena meski kita ingin aktifkan loudspeaker. 3D Sound nya lumayan, dan suara stereonya nyaring. Tidak distorsi atau pecah seperti N70 atau 7610. Bass nya masih kurang walau sudah diaktifkan mode bass booster. Layarnya 240x320 dengan 256k warna, cukup besar dan cerah. Dan lebih irit baterai, bisa sampai 3 hari pemakaian normal. Tapi berhubung sering explorasi dan denger musik, paling 2 hari sudah mesti charge. Kekurangan N73: Buat yang doyan nyimpen SMS dari ponsel nokia jadul di card, kali ini boleh sedih karena walaupun dipaksa untuk copy sms (yang biasanya ada di \system\mail) ke (\Private\1000484b\Mail2) dan berhasil, jangan harap bisa direstart karena akan hang jika dinyalakan dengan miniSD terpasang. kalaupun dilepas pasang ketika dinyalakan, maka akan tidak terbaca lagi sms nya ketika dipindah ke memory card Jenis charger nya menggunakan seri N, kecil. Jadi tidak kompatibel dengan Nokia kebanyakan yang sejuta umat. Program symbian nya v9.1, tidak bisa dicopy begitu saja lewat kartu memory yang sudah ada. Harus diinstall. Dan banyak software yang blum kompatibel dengan Symbian v9.1 ini. Respon foto agak lambat, kamera depan tanpa night mode, dan kadang hasilnya berwarna aneh Masih ada bug (mungkin firmware nya), kalau lagi view gambar dan kita ingin zoom, suka muncul memory full, karena dianggap lagi buka program lain. Padahal ga buka apa-apa. Pas capture video, hasilnya seperti ada noise. Belum sempet terdeteksi karena apa. Nanti aku coba cek lagi deh. Segitu dulu yang bisa aku review sampai saat ini. Kalau ada tambahan nanti aku edit.. 
    | N70 | Jun 3, '06 7:55 PM for everyone |
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | Nokia |
P ertama kali menulis review di MP ini adalah soal ponsel.. Tepatnya tentang Nokia 7610. Ponsel yang kubeli 18 Agustus 2004 lalu akhirnya mengakhiri masa tugas dengan ku setelah aku mengganti ponsel ku dengan 6680.. Nokia 6680 yang berukuran 108.6 x 55.2 x 20.5 mm, 104 cc dengan berat 133gr ini menggunakan layar 256k TFT 176 x 208 pixels, 35 x 41 mm, 1.3MP Camera, VGA Camera depan, 48 layer polyphonic, Bluetooth, Internal memory 10MB, built in RS-MMC DV 64MB, SymbianOS 8.0a series 60. Cukup baik untuk sebuah ponsel serbaguna.. LOH ?? ini kan review tentang N70 ? kenapa malah ngomongin 6680 sih?? :p Oke.. cerita dikit.. Alhamdulillah aku dapat rezeki yang lumayan dari sidejob ku.. nambah dikit untuk bisa dapet 6680 garansi distributor (kasarnya jaman dulu: BM). Harga nokia 6680 baru BM adalah 3.050.000. Ternyata Ayahku justru beliin aku Nokia 6680 garansi Nokia tapi second.
Kalau secondnya bagus sih aku ga bakalan banyak protes.. tapi yang ini justru banyak gores (baca: baret) di sisi kiri kanan 6680. Karena aku bawel, ayahku berusaha membersihkan goresannya dan mengganti casing dengan yang baru.. Berharap aku ga akan sadar..
Ponsel tsb dititipkan ke kantor ku. Pas aku buka, ternyata masih ponsel yang sama !! cuma casingnya baru dan lebih mulus.. tapi aku ga bisa dibohongi.. terlebih ketika ga sengaja ponsel ku nyenggol meja.. layarnya RETAK !! DAMN.. aku langsung yakin casingnya itu abal-abal version.
Karena emang dasar bawel.. aku kemarin ke roxy.. Rencana mo nuker 6680 Second itu dengan 6680 Baru.. BM pun ga masalah. Nyatanya, toko yang tadinya jual 6680 second itu ga jual BM nya 6680. Dia justru ngasih Nokia 6680 garansi Asli Nokia yang harganya 3.5jt. Untuk biaya tukar tambah dari 6680 second ke 6680 baru garansi Nokia itu aku mesti nambahin biaya yang buat aku males.. 900rb !!
WHAAT? Sakit jiwa kali ye? untuk barang yang sama.. sama² garansi nokia.. Beda kondisi (yang satu baru, satu second).. aku mesti nambah segitu?? :o
Akhirnya aku nanya² ponsel BM yang kalo ditaksir tuker tambah selisihnya ga terlalu jauh.. Jatuhnya di N70 ini. yah.. nambahin 1,3jt tapi dapet ponsel lebih canggih BM masi lebih baik ketimbang dengan 900rb masih dapet ponsel yang sama kan?
Oiya soal ponsel lama ku (Nokia 7610) itu.. aku ganti casing baru original, dan aku kasih ke Ibuku sebagai hadiah ulang tahun nya 10 Juni mendatang :) cukup dengan curhatnya.. sekarang ke bagian REVIEW N70.. *referensi tech specnya aku ambil dari siniUntuk bagian tech spec, kalian bisa buka link yang diatas. Disini aku hanya mereview berdasarkan end-user (pengguna) dan menomorduakan bahasa dewa yang njelimet.. :D kalopun masih ada.. ya dinikmati aja ya.. :D N70 end user review: menggunakan firmware
V 5.0609.2.0.1 01-03-06 RM-84 Sedikit Tech Specnya N70Memory internal nya 35MB, didukung slot RS-MMC DV hot swap (built in 64MB RS-MMC DV) Kamera 2 Megapixel (1600x1200) dengan flash, video, dan kamera VGA di bagian depan untuk video call/foto. GPRS class 10, WAP 2.0, Bluetooth Symbian OS 8.1a series 60, Java MIDP, pop port USB, 64 channel polyphonic, Push to Talk (PTT), FM Radio, MP3/AAC/MPEG4 player, Stereo handsfree. Kelebihan N70Memory internal cukup besar, dan didukung slot RS-MMC DV Kamera 2MP nya cukup oke, perbaikan daripada 6680 GPRS nya cukup cepat Bluetoothnya oke untuk sync dengan komputer, pair dengan PDA maupun transfer file dengan device lain Responnya cukup cepat, walau sudah "dibebani" 833 contacts di phone memory, 2084 SMS dan 322MB MP3 di card (aku pakai RS-MMC DV 512MB) FM radionya jernih, walau sayang mesti dicolok headset (antena nya disana kali ya? padahal bisa pake speakerphone, tapi tetep aja mesti dicolok headset) MP3 nya cukup bagus pakai speaker, tapi jelas blum 3D sound dan bass extra seperti merek lain. headsetnya sudah cukup baik, walau bass nya masih kurang Bagian gallery ada mode pencarian gambar dengan menulis nama file.. cukup membantu. Keburukan N70Ga ada infrared (kenapa ya nokia tu jarang banget yang ngasih ponsel full connectivity?) Jenis chargernya khusus. Biasanya kan nokia menggunakan Lubang standar tuh (untuk ACP-7, ACP-8 maupun ACP-12), sekarang menggunakan ACP-4 yang lebih kecil lubangnya. Sempet kaget karena repot mesti nyari charger. Untungnya dikasih convert supaya bisa charge pakai charger standar. Kenapa ga sekalian dibuat standar aja sih? huh.. Beberapa program yang jalan di 7610 dan masi bisa ditolerir 6680, disini justru ga bisa diakses. Model galerinya berbeda. Ada Images & Video. bentuk mode Rotating thumbnail. agak lambat aksesnya. Buat yang doyan koleksi ringtone, bakalan repot mencari struktur nya.. karena semua file dimasukin ke bagian Tracks, ga ada struktur direktorinya. Setelah diisi dengan 833 contacts (1110kB used), pas lagi scroll, tiba² dia jadi scrolling sendiri keatas. Ada iklan yang jadi screen saver.. (is there any way to turn off this annoying feature?) << *update* udah tau caranya.. hehe... ada di bagian themes>edit>power saver. ^_^ Segitu dulu review dari aku.. kalau ada tambahan ntar aku update. Komentar dan pertanyaan Insya Allah aku jawab :) 
    | 7610 | Mar 7, '05 5:51 AM for everyone |
 | Category: | Computers & Electronics | | Product Type: | Cell-phones | | Manufacturer: | Nokia |
Kebaikannya memory internal 8MB dan built in RS MMC 64MB camera 1MP 1152x864 dan video 10 menit support mp3, aac, wav, awb, amr, dan polyphonic midi 48 layer ringtone. Symbian OS 7.0s, series 60 UI X-Press On Cover
Keburukannya Ga ada infrared *sucks* ringtone keras tapi cempreng *bikin sakit telinga* keypad rada aneh, tapi 1-2x coba udah OK syncML bermasalah, ga sync ultah/anniversary sebelum 1980 (v 4.0421.4) camera tanpa metadata (kalah sama 7650/6600) ga bisa kirim MIDI dan file installer (SIS), baik MMS atau bluetooth.. walau dengan third party program.. ( INI SUCKS ABIS !! ) camera megapixel tanpa flash videonya 12fps dan suka lag respon untuk buka foto lambat (sebaiknya menggunakan resco viewer dibanding galery standar) themes nya ga bisa diganti iconnya (seperti 6600) lensa kamera tidak tertutup casing, jadi mudah tergores. suara increasing ring padahal sudah di set ringing (kalau vibrate diaktifan)
Lokasi beli Jakarta
Harga beli? (Rp.): 4800000
Kondisi Baru
Lama pemakaian sejak 18 agustus 2004
Service Provider Telkomsel
Recommended? Ya
Reviewer's Comments: Date Added: February 11, 2005 kebaikan dan kekurangan sudah aku tulis, so far menurut aku ponsel ini OK banget.. terlepas dari kekurangan nya tersebut.
yang jelas aku suka banget sama ponsel symbian karena tidak terbatasnya contacts (sampai memory internal habis). sekarang aku pakai : 608 Contacts 17 Groups 856 kB Used 3609 kB Free
point tambahan: - SMS UNLIMITED !! ga terbatas.. apalagi kalo dipindahin memory SMS nya ke MMC.. kita bisa nyimpen ampe bego aja tuh sms.. and guys.. ini point penting buat gw yang tadinya pake 6600, karena sms yang ada di MMC nya 6600 bisa dipake juga di RS-MMC 7610 - list nya rotary, maksudnya misal kita pengen liat sms terakhir (paling atas) dan sms paling lama (paling bawah) cuma tinggal teken atas.. kebayang ga kalo mo baca sms nomor 412 seandainya kita mesti scroll kebawah? - respon nya lumayan cepet dibanding 6600 - Profil unlimited !! gila.. gw aja ampe mampus.. bikin profil : di rumah, lagi sholat, ga bunyi, lagi rapat, ga sopan, di mobil, in the night dan general.. masih bisa lagi loh..
(taken from my review @ forumponsel.com) 
| |